Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal

Agus mengungkapkan, pengoperasian APILL portable sepenuhnya berada dalam koordinasi dengan kepolisian, sesuai dengan analisis rekayasa lalu lintas yang dilakukan.

Galih Priatmojo
Rabu, 02 April 2025 | 16:23 WIB
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
Kendaraan melintas di simpang Kridosono yang dipasang APILL portable selama libur Lebaran, Selasa (02/4/2025). [Kontributor/Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) portable yang dipasang di simpang Kridosono selama masa angkutan Lebaran sejak 25 Maret 2025 lalu belum difungsikan secara optimal. Dari pantauan yang dilakukan H+2 Lebaran pada Rabu (02/4/2025) siang, lampu APILL tersebut masih belum dinyalakan. Hanya terlihat lampu warna kuning yang menyala sebagai penanda bagi kendaraan untuk berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Arus kendaraan yang melewati simpang tersebut juga masih lancar. Belum ada kemacetan kendaraan meski arus lalulintas cukup padat.

"Hari ini kami masih melakukan pemantauan bersama kepolisian. Pemasangan APILL portable dilakukan secara insidental berdasarkan kebutuhan di lapangan," papar Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Jogja, Agus Noto Sutrisno di Yogyakarta, Rabu Siang.

Agus mengungkapkan, pengoperasian APILL portable sepenuhnya berada dalam koordinasi dengan kepolisian, sesuai dengan analisis rekayasa lalu lintas yang dilakukan. Dua titik pemasangan APILL portable disiapkan di depan SMPN 5 Jogja dan depan Legend Coffee di kawasan Kridosono.

Baca Juga:Persiapan Hadapi Lonjakan Sampah saat Libur Lebaran, Belasan Depo di Kota Jogja Mulai Dikosongkan

Langkah ini bertujuan untuk memisahkan konflik lalu lintas di titik-titik yang dinilai rawan. Sebab konflik di jalan yang sempit dapat mengurangi kenyamanan pengguna jalan. 

"Dengan APILL portable, kami mencoba mengatur pola buka-tutup yang diharapkan dapat mengurangi kepadatan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan," tandasnya.

Agus menambahkan, APILL portable yang digunakan saat ini masih dioperasikan secara manual. Namun sudah terdapat teknologi yang memungkinkan pengendalian jarak jauh. 

“Teknologi remote memang ada, tapi untuk sementara masih manual. Kami juga perlu memastikan pemasangan water barrier agar sistem ini berjalan efektif," jelasnya.

Selain APILL portable, Dishub Kota Jogja juga berupaya mengoptimalkan berbagai metode pengaturan lalu lintas lainnya, termasuk rekayasa jalur dan penempatan petugas di titik-titik rawan kemacetan. Dengan demikian pelayanan terbaik bagi masyarakat agar perjalanan mereka lebih aman dan nyaman bisa dilakukan.

Baca Juga:Polres Kulon Progo Sosialisasi Layanan 110 Bantuan Cepat Bagi Pemudik Terkait Kamtibmas

"Kami akan melihat bagaimana kondisi arus lalu lintas berkembang. Jika diperlukan, kami akan segera mengeksekusi pemasangan Apil portable tersebut," imbuhnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak