"Terus digiring ke tempat yang rame, penuh kerumunan dan petugasnya juga ga melakukan protokol PSBB gitu," lanjutnya.
Dalam cuitan yang disertakan Addie MS untuk video tersebut, dirinya menanyakan opini warganet terhadap masalah yang disampaikan Evani.
"Sendirian di mobil, ditangkap karena ga pakai masker. Lalu dikumpulkan utk urus administrasi, di tempat dimana banyak orang berkerumun saling berdekatan. Apa opini dan saran teman2?" kicaunya.
Kini kicauannya telah di-retweet dan disukai ribuan warganet. Di antara mereka, banyak yang protes dengan aturan PSBB tersebut. Namun, tak sedikit juga yang menganggapnya wajar.
Baca Juga:Masker Scuba Disebut Berbahaya dan Berita Populer Lainnya
"Aturan ngaco. Sekalian aja orng tidur ndirian di rmh hrs pake masker," komentar @Yoyonih.
"Klo untuk sendiri dlm mobil namun wajib masker saya setuju om,biar jadi kebiasaan. Tp untuk pengurusan adminsitrasinya itu yg kurang, Harus mereka yg jadi contoh penerapan protokol," ungkap @Tornjo.
"Yaa brati pihak yg mengumpulkan ingin ada cluster cegatan masker," celetuk @prakosoJH.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa serupa juga dialami seorang dokter spesialis kebidanan dan kandungan bernama Bagus Indra di Kota Blitar.
Ia terjaring operasi penegakan hukum bagi pelanggar masker. Namun Ia mempertanyakan kenapa dirinya terjaring operasi masker padahal ia sendirian di dalam mobil.
Baca Juga:Penerapan PSBM di Tampan, Pelanggar Bakal Didenda hingga Rp 5 Juta
"Cuman harus dilihat dulu. Tidak boleh disama ratakan. Tujuannya kalau memang masker ya harus dilihat dulu di mana. Masak di rumah harus pakai masker? Kalo perjalanan di dalam mobil sendirian ngapain juga pakai masker," kata Bagus, Senin (14/9/2020).