"Kalau motor lu enteng gapapa dah.. kadangkan motor lu Nmax yang bagasinya aja muat tu bakal rapat Osis. Jangankan gua angkat, gua geser tu sendi gue yang kegeser. Perkara mindahin motor doang, gue jadi pelanggan tetap di Haji Naim noh..," kata komedian 24 tahun ini.
Mantan santri di salah satu pesantren di Jombang ini pun mengatakan bahwa perkara ini bukan hanya menyusahkan orang lain, namun juga menyusahkan diri-sendiri.
"Bayangin lu meninggal jenazah lu dateng, tanah lu belum digali gara-gara kejebak diparkiran sama motor lu noh.. Mau dikubur di mana gue tanya? Masa iya dalem pot.. mau lu sebelahan sama bonsai? Kan kasihan... bonsainya gue sirem, jenazah lu lembab," pungkasnya.
Video berdurasi 1 menit 10 detik ini pun menuai banyak respons dari warganet. Responsnya pun beragam.
Baca Juga:Ungkap Pembakar Resto Legian, Polda DIY Periksa 35 Rekaman CCTV
"Terkadang, kita terlalu sering memikirkan perasaan orang-orang yang tidak memikirkan perasaan kita," ujar akun @wahcuitan.
"hahahaha aku kalo parkir suka dikunci stang, trs akhirna dipanggil sm mas-mas parkir," kata akun @ariellanac_.
"Sering terjadi bgt boss! Masa iya mau pulang aja nungguin yg punya motor dibelakang," tulis akun @adhedhiia.
Selain itu, akun @thisisisynes juga turut menuliskan komentarnya, "wkwkkwkw bengek bgt".
Reporter: Dita Alvinasari
Baca Juga:LBH Yogyakarta: Korban Kekerasan Seusai Demo Ricuh di DPRD DIY Alami Trauma