alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ponsel Dicuri, Anak SMA di Jogja Ini Kesulitan Kerjakan Tugas

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Kamis, 15 Oktober 2020 | 14:46 WIB

Ponsel Dicuri, Anak SMA di Jogja Ini Kesulitan Kerjakan Tugas
Detik-detik pencuri mengambil handphone yang ditinggal korban berbelanja di toko sembako Jalan Kebunraya, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta. - (SuaraJogja.id/HO-Parwoto)

"Jadi handphone korban banyak tugas-tugas sekolah yang disimpan untuk dikerjakan."

SuaraJogja.id - Pencurian ponsel yang menimpa seorang anak SMA kembali terjadi di wilayah Kota Yogyakarta. Pelajar bernama Deffa Abiansyah (17) mengalami nasib sial ketika berbelanja kebutuhan pokok di sebuah toko sembako di Jalan Kebunraya, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Kotagede, Kota Yogyakarta.

Seorang saksi mata, Parwoto (35), menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 6 Oktober 2020. Korban, yang masih duduk di bangku SMA kelas 11, berbelanja pada pukul 11.45 WIB.

"Satu buah handphone milik pelanggan saya hilang dicuri orang tak dikenal. Jadi handphone korban banyak tugas-tugas sekolah yang disimpan untuk dikerjakan," jelas Parwoto dihubungi wartawan, Kamis (15/10/2020).

Saksi, yang juga pemilik toko ini, menuturkan bahwa korban hanya berbelanja sebentar ke tokonya. Jarak antara lokasi parkir dan tempat korban mencari barang hanya dua meter.

Baca Juga: Orang Tua Stres Dampingi Anak Sekolah Online, Puskesmas Sleman Siap Bantu

"Pelajar ini berniat membeli barang di toko saya. Saat datang, dia langsung parkir dan masuk ke dalam toko. Tidak sampai setengah menit, ada orang tak dikenal mendekati motor korban dan terlihat mengambil barang dari dashboard motor korban," ungkapnya.

Insiden itu diketahui saat korban kebingungan lantaran ponsel miliknya hilang. Deffa meminta bantuan pemilik toko untuk melihat rekaman CCTV yang ada di depan toko.

"Ya memang ada unsur ketidakwaspadaan, karena niatnya hanya membeli sedikit barang dan langsung pulang. Namun saat kembali handphone miliknya hilang. Dia masih beruntung motornya tidak digasak, karena korban juga meninggalkan kunci motor yang masih menggantung," ungkapnya.

Meski kamera merekam detik-detik pencurian yang terjadi, nomor polisi pelaku tak terlihat jelas.

"Sayang nomor pelat motor pelaku tak begitu terlihat. Hanya saja pelaku mengendarai motor matic dan awalnya memang berniat belanja karena sudah memberhentikan motor, tapi karena melihat ada handphone di dashboard korban, orang tersebut langsung mengambil dan kabur," jelas dia.

Baca Juga: Ditinggal Cari Makan Malam, Penghuni Kos di Baciro Kemalingan

Saat ini, lanjut Parwoto, korban kesulitan untuk mengerjakan tugas sekolah. Beberapa tugas yang sebelumnya sedang dikerjakan harus diulang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait