Perbandingan Jokowi, Gus Dur, SBY dan Soeharto di Mata Rocky Gerung

Rocky membandingkan keahlian yang dimiliki Gus Dur dengan keahlian yang dimiliki Soeharto, SBY dan Jokowi.

Rendy Adrikni Sadikin | Farah Nabilla
Kamis, 22 Oktober 2020 | 11:34 WIB
Perbandingan Jokowi, Gus Dur, SBY dan Soeharto di Mata Rocky Gerung
Rocky Gerung. (YouTube/ Akbar Faizal Uncensored)

"Soeharto, orang yang memang berupaya untuk menghasilkan ketertiban politik demi pembangunan, dan dia konsisten," lanjut Rocky.

Ketika membandingkannya dengan Presiden Jokowi, Rocky mengatakan tidak menemukan sebuah keahlian yang menjadi keistimewaan sang Presiden.

"Hari ini saya tidak melihat Presiden Jokowi punya semacam otonomi untuk menentukan kebijakannya sendiri," tukas Rocky.

Namun pernyataan itu ia tegaskan hanya sebagai dugan. Dia tidak ingin ucapannya berubah menjadi delik.

Baca Juga:Dapat Salinan UU Cipta Kerja Dari Jokowi, Forum Rektor Akan Kaji Ulang

"Saya duga dan ini adalah dugaan yang saya susun agar supaya tidak menjadi delik, yaitu beliau menerima bisikan sehingga yang keluar di publik adalah kontradiksi," tegas Rocky.

Ia melanjutkan pendapatnya bahwa dirinya sudah melontarkan beragam kritik kepada Presiden Jokowi, termasuk soal isu bahaya makar.

"Jadi waktu satu presiden milih soal justice, habis itu dia ngomong tentang bahaya makar. Jadi enggak ada spektrum yang bisa orang pegang, itu kritik saya dari dulu," kata dia.

Pria yang pernah menjadi dosen di Universitas Indonesia ini melanjutkan bahwa pemerintahan Jokowi sampai membuat orang asing menuliskan kritik lewat sebuah buku berjudul "Man of Contradictions: Joko Widodo and the Struggle to Remake Indonesia" karya Ben Bland.

"Akhirnya terbukti kan, bukan karena saya berkolaborasi dengan penulis, tapi orang asing bisa melihat presidun penuh dengan kontradiksi dalam mengambil kebijakan," imbuh Rocky.

Baca Juga:Nilai Rapor Jokowi 76, Berikut InI Isu Positif dan Negatif Periode Pertama

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak