-
Kodim 0730/Gunungkidul gencarkan Program TNI AD Manunggal Air dengan membangun sumur bor sebagai solusi jangka panjang menghadapi kekeringan.
-
Pembangunan sumur bor tahun 2025–2026 telah menjangkau 18 titik, memberi manfaat bagi 1.920 KK atau sekitar 7.012 jiwa di berbagai wilayah Gunungkidul.
-
Kolaborasi dengan mitra seperti PT SGF menjadi kunci keberhasilan program, sekaligus membuka peluang dukungan lebih luas untuk keberlanjutan penyediaan air bersih.
SuaraJogja.id - Upaya mengatasi persoalan kekeringan di Kabupaten Gunungkidul terus digencarkan. Melalui Program TNI AD Manunggal Air, Kodim 0730/Gunungkidul bersama mitra memperluas pembangunan sarana penyediaan air bersih untuk masyarakat yang selama ini kesulitan akses air.
Komandan Kodim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, menegaskan pembangunan sumur bor menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama saat musim kemarau.
“Untuk penerima manfaatnya di tahun 2025 dan 2026 itu ada sekitar 1.920 KK atau sekitar 7.012 jiwa,” ujar Alfian, Senin (3/8/2026).
Berdasarkan catatan Kodim, pada 2025 telah dibangun delapan titik sumur bor yang menjangkau 744 kepala keluarga atau 3.077 jiwa.
Baca Juga:Dari Jalanan ke Sawah, Kisah Petani Punk Gunungkidul yang Kini Pasok Dapur MBG
Sementara pada 2026 jumlahnya bertambah menjadi 10 titik dengan penerima manfaat mencapai 1.179 kepala keluarga atau 3.935 jiwa.

Secara keseluruhan, 18 titik sumur bor telah terealisasi dan memberi manfaat bagi ribuan warga di berbagai wilayah Gunungkidul.
Dandim menekankan keberhasilan program tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, salah satunya PT SGF yang ikut mendukung pembangunan sumur bor.
“Kemudian untuk ke depannya kita perlu meningkatkan. Bahwasanya untuk pembuatan ini kita juga nanti mengajak teman-teman yang ingin membantu untuk melaksanakan kegiatan pengeboran sumur seperti Surya Group Foundation ini,” jelasnya.
Program penyediaan air bersih ini diharapkan terus berlanjut agar masyarakat di wilayah rawan kekeringan bisa mendapatkan akses air yang layak.
Baca Juga:Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG
Dengan kolaborasi lintas sektor, Kodim 0730/Gunungkidul optimistis kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi sekaligus memperkuat ketahanan sosial di daerah.