"Terima kasih presiden @jokowi telah mendengar suara hati kami, kami memberikan kritikan karena kami percaya pemerintah mendengar. 'Wani milih wani nagih' (Berani memilih berani menagih-red)," tulis Gus Miftah.
Sejak diunggah Sabtu (31/10/2020), unggahan Gus Miftah yang mencurahkan uneg-unegnya itu sudah disukai lebih dari 58000 pengguna Instagram. Ada banyak komentar yang ditinggalkan warganet. Beberapa ikut memberikan tanggapan mengenai peristiwa yang mengusik umat Islam tersebut.
"Yang dihina itu bukan Agama Islam saja Gus, tpi Kristen juga. Yang disayangkan kenapa kejadian di sana malah merebak kemana-mana, bahkan umat kristiani yang tidak tahu menahu juga menjadi korban, yang seharus menjadi musuh di sana bukanlah umat kristiani tapi majalah Charli Hebdo yang telah menyulutkan kebencian," tulis akun @suwito.edi.
"Gus kenapa kayak kita yang salah. Padahal membela rosul. Banyak komen akun sebelah yang membela Macron," komentar akun @roheed_el.abdan.
Baca Juga:Menyeberang Jalan, Pria Klaten Korban Tabrak Lari di Bantul Luka di Kepala
"Cuma mengecam doang, apa akan ada tindakan lain (putus hubungan diplomatik)," tanggapan akun @insyah_lamin.
Sementara akun @zaynn15 menyampaikan, "Mereka yang nyinyir sesungguhnya tidak mengerti ilmu agama. Ngehina nabi kok dibela."