alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berakhir Damai, Pengemudi Ayla yang Tabrak CBR Ternyata Kondisinya Begini

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina Jum'at, 20 November 2020 | 20:05 WIB

Berakhir Damai, Pengemudi Ayla yang Tabrak CBR Ternyata Kondisinya Begini
Kasus moge Honda CBR1000RR ditabrak Daihatsu Ayla berakhir damai (Instagram)

Rumah yang akan diberikan juga merupakan peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Bahkan pendapatan pelaku juga berada di bawah UMR.

SuaraJogja.id - Kasus kecelekaan yang melibatkan pengemudi mobil Daihatsu Ayla dan Honda CBR1000RRSP berakhir damai. Setelah sempat dilaporkan ke kepolisian dengan tunduhan percobaan pembunuhan, pihak korban memilih untuk memaafkan pelaku melihat kondisinya sebagai tulang punggung keluarga dan istri yang hamil.

Pengendara motor yang ditabrak dengan sengaja, Dimas mengunggah hasil keputusan tersebut di akun media sosialnya. Melalui akun Instagram @dimas_prasetyaharini, ia mengatakan bahwa kasus tersebut telah resmi ditutup. Dibantu mediasi oleh pihak kepolisian, korban dan pelaku telah bertemu dan menyelesaikan permasalahan itu dengan damai.

"Setelah berunding dengan keluarga saya, keluarga saya melihat keadaan keluarga penabrak yang sedang kurang beruntung, kondisi istri penabrak yang memiliki bayi 2 tahun dan sedang hamil tua 6 bulan," terang Dimas.

Dimas menceritakan bahwa keluarganya telah melihat kondisi keluarga pelaku. Sebagai seorang tulang punggung, pria yang menabraknya itu memiliki anak berusi 2 tahun dan istrinya tengah dalam kondisi hamil. Rumah yang akan diberikan juga merupakan peninggalan orangtuanya yang sudah meninggal. Bahkan pendapatan pelaku juga berada di bawah UMR.

Sebagai korban, ia merasa tidak terpuji jika melanjutkan kasus ini hanya untuk memberikan efek jera kepada orang yang mencelakakan hidupnya. Ia bersyukur kepada Tuhan karena masih diberikan hidup setelah kejadian yang cukup mengerikan sebelumnya. Pelaku disebut dengan sengaja hendak menabrak korban setelah sebelumnya melalui perdebatan di jalan.

Akibat kejadian itu, Dimas mengalami patah tulang di lengan kirinya. Hasil keputusan dengan keluarga, Dimas memilih untuk memaafkan dan mengambil langkah meidasi yang disaksikan oleh Kepala Satlantas tempat ia melaporkan peristiwa tersebut. Rumah dan mobil yang sebelumnya ditawarkan juga mereka tolak.

Pelaku dipersilahkan untuk memberikan ganti rugi dengan nominal sesuai kemampuan pelaku. Dimas menilai jika motor bisa diperbaiki, begitu juga uang bisa dicari. Namun, tidak jika ia harus menyusahkan pria yang menjadi tulang punggung untuk anak dan istrinya. Dengan tegas, ia mengatakan bahwa kasus yang viral di medsos itu resmi ditutup.

"Semoga kejadian yang kami alami bisa menjadi pembelajaran untuk teman-teman semua dalam berkendara dan menyikapi permasalahaan di jalan raya," terang Dimas.

Ia berharap agar kasus yang menimpanya ini bisa menjadi pelajaran untuk masyarakat lainnya ketika melalui permasalahan di jalan. Terakhir, ia juga meminta warganet untuk mendoakan kesembuhan tangannya. Serta agar kehidupan pelaku bisa menjadi lebih baik lagi. Dengan cara seperti itu, pelaku diharapkan juga sudah merasa sangat jera.

Sejak diunggah Jumat (20/11/2020), kesimpulan kasus tersebut sudah disukai lebih dari 16 ribu pengguna Instagram. Ada 3000 lebih warganet yang memberikan komentar di unggahan tersebut. Banyak yang tersentuh dengan keputusan Dimas untuk memilih memaafkan pelaku dan menolak rumah serta kendaraan yang akan dijadikan ganti rugi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait