alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

BREAKING NEWS: Kepala Dinsos Kota Jogja Positif Covid-19, Kantor Ditutup

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Selasa, 24 November 2020 | 17:57 WIB

BREAKING NEWS: Kepala Dinsos Kota Jogja Positif Covid-19, Kantor Ditutup
Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

Kantor pun terpaksa ditutup untuk tindakan penyemprotan disinfektan dan screening kepada kontak erat dengan pasien tersebut.

SuaraJogja.id - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Yogyakarta dinyatakan positif Covid-19. Kini kantor pun ditutup, dan pelayanan publik diliburkan.

Menyusul munvulnya kasus konfirmasi positif corona dari lingkungan Balai Kota Jogja itu, dilakukan pula penyemprotan disinfektan di kantor tersebut.

Dilansir HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id, Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja sekaligus Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti, Selasa (24/11/2020), menyebutkan bahwa satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jogja terkonfirmasi positif Covid-19.

Kantor pun terpaksa ditutup untuk tindakan penyemprotan disinfektan dan screening kepada kontak erat dengan pasien tersebut.

Baca Juga: Kamar Dikabarkan Penuh, Sleman: TT Critical Covid-19 Belum 50 Persen Terisi

Satu ASN yang terkonfirmasi positif tersebut merupakan Kepala Dinsos Kota Jogja.

"Akibatnya lockdown seperti biasa. Kita juga kalau ada yang kena ya kita lockdown. Meminimalisir potensi adanya penularan Covid-19. Itu kan sudah di mana mana begitu, bukan satu hal yang luar biasa. Ini satu hal yang kita lakukan sesuai standar," ujar Haryadi.

Ia menambahkan, penutupan layanan di Dinsos Kota Jogja hanya berlangsung sementara untuk memastikan potensi penularan yang mungkin terjadi.

"Jadi seperti itu, kita lockdown sementara di Dinsos untuk memastikan rantai potensi penularan atau risiko penularan," tuturnya.

Lebih rinci ia menjelaskan bahwa Kepala Dinsos Kota Jogja diduga terpapar Covid-19 dari istrinya. Saat ini pasien yang bersangkutan menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19.

Baca Juga: SDM yang Tangani COVID-19 di RS Terbatas, DIY Minta Tambah 200 Nakes

"Sekarang Kadinsos dirawat di rumah sakit karena memiliki gejala," terangnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait