BNN Bantul Resmikan Klinik Rehabilitasi, Pecandu Dapat 8 Kali Konseling

BNN Kabupaten Bantul telah meresmikan Klinik Rehabilitasi Pratama Abhipraya di kantor BNN Kabupaten Bantul.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 24 November 2020 | 19:24 WIB
BNN Bantul Resmikan Klinik Rehabilitasi, Pecandu Dapat 8 Kali Konseling
Pjs Bupati Bantul Budi Wibowo mengecek Klinik Rehabilitasi Pratama Abhipraya di kantor BNN Kabupaten Bantul, Selasa (24/11/2020). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Arfin tak menampik bahwa kasus penyalahgunaan obat-obatan terlarang dan narkoba di Bantul cukup banyak. Dari data yang dia peroleh dari kepolisian terdapat sedikitnya 67 orang hingga Juli 2020.

"Cukup banyak yang ditangkap kepolisian, dari tahun 2019 lalu ada sekitar 90 orang. Nah 2020 ini sampai Juli terdapat 67 orang. Kemungkinan akan bertambah di bulan ini. Maka dari itu, pencegahan ini terus kami galakkan kepada masyarakat agar tak terjerumus atau tergiur menggunakan barang tersebut," katanya.

Terpisah, dokter Klinik Pratama Abhipraya, Dentiko Wasis Aulia, menjelaskan, 10 orang yang direhabilitasi mayoritas adalah laki-laki, berjumlah sembilan orang. Satu orang lainnya berjenis kelamin perempuan.

"Tahun ini ada 10 yang menjadi klien kami, rata-rata berusia 20-60 tahun, tapi kebanyakan yang kami tangani usia 40 tahun. Mereka juga dari latar belakang yang berbeda, mulai dari pegawai swasta, wiraswasta dan juga pekerja serabutan," ujar Dentiko.

Baca Juga:Layanan Rehabilitasi Sosial Butuh Peran Serta Pemerintah dan Masyarakat

Peresmian dihadiri langsung oleh Penjabat sementara (Pjs) Bupati Bantul Budi Wibowo. Dalam kesempatan tersebut, peresmian dilakukan dengan cara memotong pita. Dirinya mengaku, adanya klinik seperti ini sangat penting.

"Sarana klinik seperti ini sangat dibutuhkan, jika ada masyarakat yang terkena narkoba nanti di assesment. Jika memang pemakai bisa direhabilitasi. Tetapi jika masuk dalam jaringan, nanti kepolisian yang menangani," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak