Ia mengaku tak mampu memenuhi syarat untuk melakukan poligami. Selain itu, Gus Miftah juga memiliki prinsip yang membuatnya tak ingin menerapkan pilihan tersebut dalam pernikahannya.
"Dan saya merasa sebagai golongan yang tidak mampu untuk melakukan itu, punya satu saja @gus_atqi_ning_mecca_ sering ditinggal karena tugas dakwah," ungkap pendakwah yang dikenal kerap memberi pengajian untuk warga Sarkem ini.
"Saya punya prinsip “ HARGAI PERASAAN ISTERI, KARENA GAJI SUAMI TAK MAMPU BELI PERASAAN ISTERI”," tambahnya.
Berbagai komentar pun dilontarkan warganet untuk video dan keterangan Gus Miftah soal poligami itu. Ia mendapatkan banyak pujian lantaran dinilai sangat menghargai perasaan sang istri.
Baca Juga:Viral Video Kocak Sejumlah Pria Mainan Burung, Endingnya Biking Ngakak
"Setuju Gus satu untuk selamanya Sollu Alaa Muhammad," komentar @kiyayfardy.
"Iya betul Gus, bukan masalah mampu atau tidak mampu, tapi tega apa tidak kepada perasaan istri. Lebih baik menjaga hati dan perasaan istri," ungkap @vandershneider81266.
"Suka banget nih pemikiran ustad seperti ini. Menjaga perasaan wanita. Laki2 sukses itu yang bisa menjaga perasaan wanita, apalagi perasaan istri berkahnya melimpah," tambah @mayaindahks.