Masih Misterius, Dugaan Pengeroyokan di Simpang Kronggahan Terus Ditelusuri

Novan diketahui mengalami luka memar dan robek pada bagian bibir atas, sedangkan Bahruzal menderita luka memar pada bagian bahu kanan dan pinggang.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Sabtu, 12 Desember 2020 | 15:40 WIB
Masih Misterius, Dugaan Pengeroyokan di Simpang Kronggahan Terus Ditelusuri
Ilustrasi pengeroyokan. [ANTARA]

SuaraJogja.id - Dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan beramai-ramai di Simpang Kronggahan, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman masih misterius.

Kapolsek Gamping Kompol Aan Andriyan mengatakan, dugaan tindak penganiayaan yang terjadi pada 21 November 2020 itu masih terus ditelusuri.

"Tindak penganiayaan diduga dilakukan oleh sejumlah orang yang mengendarai mobil dengan huruf pelat nopol AA. Motif dan identitas pelaku masih kami telusuri," ungkapnya, Sabtu (12/12/2020).

Kasat Reskrim Polres Sleman AKP Deni Irwansyah menyebutkan, penelusuran kasus dugaan penganiayaan tersebut masih terkendala beberapa hal, terlebih mengingat saksi yang berada di lokasi kejadian sangat minim.

Baca Juga:Tegur Pengunjung Kafe Soal Protokol Kesehatan, Bu Lurah Kena Bogem Mentah

"Tapi antara korban dan pelaku diketahui tidak saling kenal," ujarnya.

Sebelumnya, Kanit Reskrim Polsek Gamping Iptu Tito Satria mengatakan, peristiwa dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama itu terjadi di simpang empat Kronggahan.

Korban sebanyak dua orang merupakan pengendara motor yang beralamat domisili di Palbapang, Kabupaten Bantul. Mereka berdua yaitu Novan Julitusta (22) dan Muhammad Bahruzal (18).

Saat peristiwa terjadi, keduanya sedang menunggu lampu APILL menyala hijau. Novan diketahui mengalami luka memar dan robek pada bagian bibir atas, sedangkan Bahruzal menderita luka memar pada bagian bahu kanan dan pinggang.

"Usai menganiaya korban, terduga pelaku yang menggunakan kendaraan mobil kabur melarikan diri," ungkapnya.

Baca Juga:Parah! Ibu Lurah Jadi Korban Pengeroyokan, Gegara Tegur Pengunjung Kafe

Kejadian bermula ketika korban bersama teman-temannya dalam perjalanan menuju Magelang, Jawa Tengah mengendarai sepeda motor pada Sabtu, 21 November 2020 pukul 06.00 WIB.

Sampai di TKP, korban berhenti karena lampu APILL menyala merah. Saat itu, kendaraan yang digunakan para terduga pelaku juga berhenti.

"Tiba-tiba ada tiga orang terduga pelaku turun dari mobil, lalu menanyakan tujuan korban Novan. Salah seorang terduga pelaku kemudian langsung memukul korban Novan dengan tangan kosong yang mengenai bibir,” ujarnya.

Melihat temannya terluka, korban Muhammad merasa ketakutan, kemudian lari untuk meminta pertolongan. Namun, lima orang pelaku mengejar dan menangkapnya.

Oleh para terduga pelaku, korban Muhammad diseret kembali ke TKP. Selanjutnya, korban Muhammad juga menerima kekerasan fisik dari pelaku.

Kedua korban kemudian melaporkan peristiwa itu ke Polsek Gamping guna pengusutan lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak