Ienas Kesal ke Pendukung Fanatik Jokowi: Lawan FPI, Jangan Catut Gus Mus!

Ienas juga mengungkapkan salah satu pengalaman buruknya berhadapan dengan kelompok FPI pada 2012.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Senin, 14 Desember 2020 | 09:43 WIB
Ienas Kesal ke Pendukung Fanatik Jokowi: Lawan FPI, Jangan Catut Gus Mus!
Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, KH. Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus. [[email protected]]

Ia pun sempat mendapati akun Kata Kita mengunggahnya di Facebook, tetapi kemudian lenyap saat dicek lagi.

Ienas menjelaskan, pusi yang ditulis pada 2005 itu bersifat universal dan tidak digunakan untuk menyerang kelompok mana pun.

"Seperti banyak puisi Abah yang lain, intinya mengajak introspeksi. Dakwah secara halus. Kalau menggabungkan suara beliau dengan video demo FPI, itu namanya mengadu-domba," tegas Ienas.

Masih di utas yang sama, Ienas menambahkan, adanya peringatan untuk pendukung fanatik Jokowi itu bukan berarti Ienas mendukung FPI.

Baca Juga:Bersitegang, Laskar FPI Akhirnya Ditembak di Dalam Mobil

Istri Ulil Abshar Abdalla ini bahkan mengaku sebagai salah satu warga yang ikut dibuat resah oleh aksi FPI, yang menurutnya sering diwarnai kekerasan meskipun dengan dalih "nahi mungkar".

"Menurut keyakinan saya, nahi mungkar (memerangi kemaksiatan) itu harus dilakukan secara makruf, alias dengan cara yang baik, berlandaskan kasih sayang. Bukan berdasar benci, apalagi dgn kekerasan," tulis Ienas.

Ia lantas mengungkapkan salah satu pengalaman buruknya berhadapan dengan kelompok FPI pada 2012 saat bedah buku Irshad Manji di Salihara.

"Diskusi baru saja dimulai, ketika kemudian datang sekelompok massa bersorban putih, meneriakkan takbir sambil berusaha menjebol pagar depan Salihara. Situasi sungguh mencekam," lanjutnya.

Meski akhirnya selamat, Ienas masih merasakan trauma dari pengalaman tersebut dan mengaku masih ketakutan setiap bertemu orang-orang berseragam FPI.

Baca Juga:Begini Reka Ulang saat Detik-detik Laskar FPI dan Polisi Terlibat Bentrok

"Wajah-wajah garang itu sangat membekas di benak saya," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak