Jemaat Lansia Rentan Tertular Corona, Pengelola Gereja Diminta Siapkan Ini

bagi pengelola gereja yang akan menyelenggarakan ibadah harus melakukan sterilisasi sebelum perayaan dimulai.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 14 Desember 2020 | 19:35 WIB
Jemaat Lansia Rentan Tertular Corona, Pengelola Gereja Diminta Siapkan Ini
Ilustrasi gereja. (Shutterstock)

SuaraJogja.id - Menjelang peringatan Natal 2020 yang jatuh pada 25 Desember, sejumlah pengelola gereja dan rumah ibadah umat Kristen mempersiapkan diri saat penyelenggaraannya nanti. 

Di tengah pandemi covid-19 tak menutup kemungkinan penyebaran bisa terjadi saat terjadi kerumunan, sehingga harus ada pembatasan jumlah jemaat yang akan beribadah di gereja masing-masing.

Kantor Kemenag Bantul mengimbau kepada pengelola untuk menyiapkan siaran daring saat ibadah berjalan. Disamping mengurangi kerumunan, jemaat lanjut usia (lansia) dan anak-anak yang rentan tertular penyakit bisa terhindar dari covid-19.

"Menyesuaikan dengan SE Menteri Agama, bagi jemaat yang akan memperingati Natal di rumah ibadah harus dalam kondisi sehat, serta wajib mengenakan masker. Bagi lansia dan anak-anak yang memiliki potensi cukup rawan tertular penyakit bisa mengikuti ibadah secara daring," terang Kepala Kantor Kemenag Bantul, Aidi Johansyah dihubungi wartawan, Senin (14/12/2020).

Baca Juga:Diduga Jadi Korban Tabrak Lari, Nenek di Bantul Alami Luka Berat di Kepala

Ia menjelaskan jemaat harus menjaga jarak ketika melakukan ibadah. Selain itu tak berlama-lama ketika berada di rumah ibadah.

Aidi menambahkan, bagi pengelola gereja yang akan menyelenggarakan ibadah harus melakukan sterilisasi sebelum perayaan dimulai.

"Pertama harus ada petugas yang mengawasi protokol kesehatan selama ibadah dilakukan. Selain itu pengelola harus secara berkala melakukan pembersihan dan disinfeksi di sekitar gereja," katanya.

Kemenag Bantul juga mengimbau agar pintu masuk dan keluar jemaat dipisah. Hal itu agar mengurangi kerumunan ketika jemaat datang dan pergi.

"Pengelola juga diminta mempersingkat waktu ibadah tanpa mengurangi penghayatan nilai-nilai ibadah Natal," jelas dia.

Baca Juga:Resahkan Warga, Pencuri Tabung Gas Terekam CCTV Saat Beraksi di Bantul

Jemaat yang datang dari luar kota, lanjut Aidi harus dilakukan prokes yang lebih ketat. Salah satunya meminta jemaat menunjukkan hasil tes PCR atau Rapid test dengan hasil negatif yang masih berlaku.

"Hal ini dilakukan semata-mata untuk kebaikan bersama. Tak dimungkiri kasus penyebaran Covid-19  di Bantul secara signifikan terus bertambah. Sehingga pencegahan ini yang harus diutamakan," ujar Aidi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak