Terpapar Covid-19 dan Muncul Ruam, Dewi Persik Dituduh Alergi Kosmetik

Gejala yang dialami Dewi sendiri bukanlah hal yang baru. Dokter dan para ahli telah mengamati adanya gejala pada kulit bahkan sejak awal pandemi.

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina
Jum'at, 25 Desember 2020 | 17:15 WIB
Terpapar Covid-19 dan Muncul Ruam, Dewi Persik Dituduh Alergi Kosmetik
Dewi Persik (instagram pribadi)

SuaraJogja.id - Satu bulan tak muncul di layar kaca atau kanal YouTubenya, Dewi Persik mengaku terpapar covid-19. Bersama dengan tujuh orang lain di rumahnya, ia melakukan isolasi mandiri. Muncul ruam merah di sekujur tubuh Dewi justru dituduh warganet adalah kesalahan diagnosa. Seorang dokter spesialis kulit dan kelamin lantas menjelaskan jika gejala yang dialami Dewi Persik terjadi kepada 20% pasien Covid-19 di seluruh dunia.

Melalui akun Instagram pribadinya @dewipersikreal, mantan istri Saipul Jamil ini mengatakan jika selama satu bulan terakhir ia tengah bergelut dengan kondisi terpapar covid-19. Dewi juga mengunggah potret dirinya yang penuh dengan ruam merah. Mulai dari wajah hingga bagian dada yang dibiarkan terbuka, terlihat muncul ruam warna merah. Kondisi itu merupakan salah satu efek yang diderita pasien covid-19 dengan gejala.

"Alhamdulillah Allah masih kasih kesempatan aku untuk sehat aku sekarang sembuh, aku salah satu orang yang beruntung untuk sembuh, aku sudah cek dua kali negatif alhamdulillah," tulis Dewi dalam keterangannya.

Setelah melakukan swab dua kali dengan hasil negatif, akhirnya Dewi dinyatakan sembuh dari wabah yang menyerang seluruh penjuru dunia. Saat ini, ia masih berada dalam tahap pemulihan. Ruam merah yang ia derita merupakan salah satu dampak yang timbul dari 20% pasien covid-19 dengan gejala. Persitiwa ini menjadi bahan renungan untuknya dan keluarga. Sekaligus teguran untuk menggugurkan dosa-dosanya dan bahwa covid-19 itu nyata.

Baca Juga:Wajah Dewi Perssik Penuh Kemerahan, Kenali Tanda Ruam Kulit karena Covid-19

Dewi merasa sedikit lega, karena setidaknya ia tidak merasa seperti pembunuh yang menularkan virus kemana-mana. Sebab, covid-19 selain menularkan juga mematikan. Ia pribadi mengalami gejala ringan. Menurutnya, yang lebih berbahaya adalah OTG karena merasa sehat dan bisa menularkan terutama kepada orangtua yang usianya senja dan orang-orang yang memiliki penyakit bawaan dan yang sedang turun imun tubuhnya.

"Kemarin mungkin karena kegiatanku yang terlalu padat akhirnya aku kecapean dan terkena covid-19," imbuh Dewi.

Ia mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian atau TNI, dokter dan suster yang sama seperti dirinya, punya anak, suami dan keluarga yang menyanyangi dan menunggu kepulangannya dengan sehat. Namun, demi menjaga masyarakat Indonesia mereka selalu menjadi garda terdepan untuk masyarakat. Dewi berharap agar Tuhan membalas semua kebaikan pihak-pihak tersebut dan pandemi bisa segera berakhir. Terakhir, Dewi juga mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan menjaga diri.

Kondisi ruam yang dialami Dewi Persik setelah positif covid-19. - (Instagram/@dewipersikreal)
Kondisi ruam yang dialami Dewi Persik setelah positif covid-19. - (Instagram/@dewipersikreal)

Sejak diunggah Kamis (24/12/2020), curahan hati Dewi yang terpapar covid-19 ini sudah disukai lebih dari 400 ribu pengguna Instagram. Dari 18 ribu komentar yang ditinggalkan warganet, banyak yang justru meragukan kesaksian pelantun lagu Hikayat Cintaku ini justru dituduh mengada-ada diagnosa yang diberikan. Tidak sedikit yang tidak percaya jika covid-19 bisa menimbulkan ruam seperti yang dimiliki Dewi. Warganet bahkan ada yang menuduh Dewi alergi setelah melakukan perawatan kecantikan.

Menanggapi komentar dari warganet tersebut, seorang dokter spesialis kulit dan kelamin, Listya Paramita memberikan tanggapannya. Melalui akun Instagram pribadinya @drmita.spkk, dokter yang berdomisili di Yogyakarta ini mengatakan jika gejala Covid-19 bisa sangat beragam dan bervariasi. Bisa muncul dari organ manapun, tidak hanya paru-paru tapi juga ginjal, hati, jantung, sistem saraf, sistem pencernaan dan bahkan kulit.

Baca Juga:Dewi Persik Umumkan Positif Covid-19: Keputusan Ini Sangat Berat Aku Terima

"Gangguan multi organ ini bisa muncul dalam spektrum klinis luas, mulai dari gejala yang sangat ringan hingga gejala sangat berat," tulis Listya dalam keterangannya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak