facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

912 Sekolah di Gunungkidul Dibolehkan Mulai KBM Tatap Muka 4 Januari 2021

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 28 Desember 2020 | 15:29 WIB

912 Sekolah di Gunungkidul Dibolehkan Mulai KBM Tatap Muka 4 Januari 2021
Ilustrasi sekolah di tengah pandemi. (Pixabay/Alexandra Kochi)

Jika ada wali murid yang tidak mengizinkan anaknya ikut sekolah tatap muka, maka sekolah wajib menyediakan pembelajaran secara daring.

SuaraJogja.id - Meski kasus Covid-19 di wilayah Gunungkidul terus mengalami peningkatan, tetapi Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gunungkidul tetap mengizinkan pembelajaran tatap muka pada 4 Januari 2021 mendatang.

Kepala Seksi Pendidikan Dasar Disdikpora Gunungkidul Sidik Purnomo Adi mengatakan, pembelajaran tatap muka tersebut mereka selenggarakan sesuai dengan Surat Kesepakatan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Sudah ada SKB dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Tengah Masa Pandemi.

"Jadi kalau sekolah itu siap, maka ya silakan melaksanakan tatap muka," ujar Sidik, Senin (28/12/2020), usai rapat koordinasi lintas sektoral di Sewoko Projo.

Baca Juga: Survei KPAI: Mayoritas Siswa Jenuh Belajar Online

Untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka tersebut, pihaknya akan segera mengeluarkan surat edaran (SE) berkaitan dengan pembelajaran tatap muka.

SE tersebut akan dikeluarkan sembari menunggu SE dari Bupati. SE tersebut juga menjadi dasar untuk pelaksanaan pembelajaran tatap muka di masing-masing sekolah.

Dalam SE tersebut nantinya, sekolah yang siap maka tanggal 4 Januari 2021 mendatang sudah diperkenankan untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, dengan catatan, pihak sekolah selalu berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di tingkat kapanewon.

"Kita akan evaluasi semua sekolah. Kita lihat kesiapan masing-masing sekolah," ujarnya.

Berdasarkan monitoring dan evaluasi yang mereka lakukan, ia mengakui memang belum semua sekolah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Untuk PAUD, dari 1.221 sekolah, yang siap baru 394 sekolah. Sementara untuk SD/MI, dari 464 sekolah, yang siap baru 403 sekolah.

Baca Juga: Survei KPAI: Anak-Anak Ingin Sekolah Tahun Depan, Jenuh Belajar Daring

Untuk SMP, dari 94 SMP yang ada di Gunungkidul, baru 92 yang siap melaksanakan pembelajaran tatap muka. Demikian juga untuk pendidikan kesetaraan dari 29 unit, yang siap baru 23 sekolah. Dari 1.808 satuan pendidikan, yang siap melaksanakan pembelajaran tatap muka baru 912 sekolah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait