"Selama pembelajaran daring, izin sakit diperbohelkan hanya jika murid yang bersangkutan tidak sadarkan diri, koma, sedang dioperasi, atau kritis," jelasnya.
Sontak jawaban guru itu memancing amarah warganet. Selain telah di-retweet lebih dari 4.800 kali dan disukai lebih dari 40 ribu akun hingga Jumat (22/1/2021), banyak warganet yang menumpahkan emosinya melalui komentar.
"Oalah emosi liat nya," tulis @mam***.
"Buset nunggu koma baru diijinin," komentar @rif***.
Baca Juga:Mantan Guru Jualan Konten Dewasa, Penghasilannya Tembus Rp3 Juta per Hari
"Akhlak gurunya ikut jarak jauh," kicau @hyo***.
Belum diketahui pasti kebenaran dari isi percakapan tersebut. Keuda pihak di baliknya juga belum memberi penjelasan lebih lanjut.