Haikal Hassan Sebut Paksaan Berhijab di Sekolah Langgar Al-Qur'an

Berdasarkan tanggapannya, Haikal Hassan tak sepakat dengan aturan memaksa siswi di sekolah, apalagi yang tidak beragama Islam, untuk berhijab.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Minggu, 24 Januari 2021 | 16:26 WIB
Haikal Hassan Sebut Paksaan Berhijab di Sekolah Langgar Al-Qur'an
Haikal Hassan di Refly Harun. (YouTube/Refly Harun)

"Pakaian dan seragam, berkerudung untuk anak perempuan dan celana panjang abu-abu," kata sang guru dalam video itu.

Menurutnya, jika ada seorang siswi di SMKN 2 Padang yang tak mengikuti aturan terkait seragam tersebut, maka pihak sekolah akan membahasnya dengan orang tua siswa yang bersangkutan.

"Jika tidak mengikuti aturan di sekolah, kami semua sepakat. Itu makanya kami bicarakan," ungkap guru tersebut.

Menanggapi pernyataan sang guru, orang tua dari siswi non-Muslim itu, Elianu Hia, mengaku keberatan dengan aturan seragam tersebut. Pasalnya, kata Elianu, jika anaknya, yang bukan penganut Islam, dipaksa memakai jilbab, maka hal itu dinilainya sebagai pembohongan identitas terhadap agamanya.

Baca Juga:Tau Rasa! Mendikbud Akan Pecat Guru Paksa Siswi Bukan Islam Pakai Jilbab

"Ini agama saya. Kalau anak saya memakai jilbab, seakan-akan membohongi identitas agama saya, Pak," ungkapnya.

Elianu pun mengatakan, dengan adanya aturan seragam itu, seolah-olah siswi non-Muslim di SMKN 2 Padang dipaksa masuk agama Islam.

"Seakan-akan anak saya dipaksa untuk masuk ke dalam agama Islam," ujarnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak