alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pencuri yang Kabur dari Tahanan Polsek Gedangsari Dikenal Warga Jago Silat

Galih Priatmojo Sabtu, 06 Maret 2021 | 15:25 WIB

Pencuri yang Kabur dari Tahanan Polsek Gedangsari Dikenal Warga Jago Silat
Pelaku pencurian yang kabur dari Polsek Gedangsari. [Kontributor / Julianto]

J yang merupakan tahanan di Polsek Gedangsari dikabarkan kabur.

SuaraJogja.id - J (26) warga Karanganyar Kalurahan Ngalang Kapanewonan Gedangsari kini diburu oleh jajaran Polsek Gedangsari dan Polres Gunungkidul.  J melarikan diri dari ruang tahanan Mapolsek Gedangsari Kamis (4/3/2021). J ditahan dalam kasus pencurian 3 HP milik tetangganya, Marsudi bersama dengan SES (22) perempuan yang juga tinggal di dekat rumahnya.

Widodo, Kakak ipar korban pencurian Marsudi, warga di Padukuhan Karanganyar sebenarnya kaget ketika Marsudi kehilangan handphone karena dicuri dan pelakunya adalah J dan SES. Sebab selama ini J dikenal sebagai orang yang baik dan tidak pernah berbuat macam-macam.

"J itu sering dimintai tolong oleh tetangfa kiri kanan,"ujar Widodo, Sabtu (6/3/2021) di warungnya.

Widodo menuturkan, J bukan warga asli di Karanganyar. Ia tidak tahu secara pasti kapan J datang ke Karanganyar. Setahu dirinya, J datang baik-baik ke Karanganyar untuk membuka perguruan pencak silat. Secara resmi J datang ke Padukuhan dan Kalurahan menyatakan membuka perguruan pencak silat.

Baca Juga: Minat Vaksinasi Untuk Pelaku Wisata Di Gunungkidul Masih Rendah

Widodo tak mengetahui secara pasti berapa lama J sudah tinggal di Karanganyar. Tetapi seingat dirinya, J sudah meluluskan peserta pencak silat sebanyak 3 kali. Dan selama tinggal di Karanganyar tidak pernah ada catatan buruk dari J.

"Dia itu juga bisa 'mengobati' orang kesurupan,"tambahnya.

Widodo menambahkan, Marsudi adiknya yang kehilangan HP sebenarnya tidak ingin memenjarakan pelaku pencurian di rumahnya. Hanya saja niatan adiknya ingin memberikan efek jera kepada pelaku pencurian. Karena adiknya sudah menjadi korban pencurian sebanyak 5 kali, dan selalu menganggapnya musibah dan ulah orang yang tidak senang terhadap dirinya.

Marsudi pernah kehilangan jenset dan mesin pompa yang belum dibuka dari kardusnya. Kemudian Marsudi juga pernah kehilangan 10 tabung gas melon usai menyelenggarakan hajatan. Saat kehilangan barang-barang tersebut, Marsudi merasa hanya musibah sehingga tidak melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

"Nah yang terakhir ini jengkel. Wong barang-barang yang diambil itu ada di dekat pemiliknya. Lha terus laporan ke polisi,"tambahnya.

Baca Juga: Diduga Ada Masalah Keluarga, Lansia di Gunungkidul Nekat Gantung Diri

Namun ketika mengetahui jika pelakunya adalah J yang selama ini dikenal baik. Termasuk juga dengan pelaku lain, SES yang juga masih tetangga. Warga sampai saat ini masih bingung ada hubungan apa antara J dengan SES karena SES adalah wanita bersuami.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait