alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jalan Ambles Buat Antrean Truk Sampah Mengular, TPST Piyungan Ditutup Lagi

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Muhammad Ilham Baktora Selasa, 09 Maret 2021 | 13:40 WIB

Jalan Ambles Buat Antrean Truk Sampah Mengular, TPST Piyungan Ditutup Lagi
Sejumlah kendaraan berat sedang menata sampah yang ada di TPST Piyungan, Bantul, Selasa (29/12/2020). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

Ketua Paguyuban Mardiko TPST Piyungan Maryono menjelaskan bahwa volume dermaga sampah di lokasi tersebut juga sudah penuh.

SuaraJogja.id - Warga yang berada di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul kembali menutup lokasi pembuangan sampah yang ada di Pedukuhan Ngablak, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan tersebut, Selasa (9/3/2021).

Penutupan itu disebabkan amblesnya akses jalan ke dermaga sampah, yang membuat truk sampah mengular sejak Selasa pagi.

Ketua Paguyuban Mardiko TPST Piyungan Maryono menjelaskan bahwa volume dermaga sampah di lokasi tersebut juga sudah penuh.

Akibatnya, truk sampah dari Kota Yogyakarta, Sleman, dan Bantul mengantre panjang.

Baca Juga: Lahan TPST Piyungan Bakal Diperluas Hingga 6 Hektar

"Sejak pagi tadi sudah kami tutup akses masuk ke sini karena antrean truk sudah sangat panjang," terang Maryono, dihubungi wartawan, Selasa.

Ia mengatakan bahwa sampah-sampah yang ada di dermaga juga tercecer akibat hujan angin yang terjadi semalam, sehingga harus dibersihkan terlebih dahulu.

"Ada beberapa sampah yang tercecer akibat hujan semalam, jadi kami minta petugas untuk membersihkan dahulu," kata Maryono.

Dirinya menambahkan, akibat tercecernya sampah, lokasi truk untuk berputar balik menjadi sempit, sehingga harus dibuka kembali akses jalannya.

Terpisah, Kepala Balai Pengolahan Sampah TPST Piyungan DLHK DIY Jito menjelaskan bahwa penutupan sementara pembuangan sampah tersebut terjadi akibat ada salah satu akses jalan yang ambles.

Baca Juga: TPST Piyungan Kerap Bermasalah, Pemda DIY Didesak Buat Depo Sampah

"Jika truk nekat lewat tentu tidak akan bisa. Amblesnya jalan itu karena hujan yang terjadi semalam," kata Jito, dihubungi SuaraJogja.id melalui sambungan telepon.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait