facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Vaksinasi Seniman, Dinkes DIY: Seniman dan Budayawan Itu Pelaku Pariwisata

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana Minggu, 14 Maret 2021 | 15:45 WIB

Vaksinasi Seniman, Dinkes DIY: Seniman dan Budayawan Itu Pelaku Pariwisata
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY Pembajun Setyaningastutie - (SuaraJogja.id/Putu)

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menuturkan bahwa seniman dan budayawan di Yogyakarta adalah pelaku pariwisata.

SuaraJogja.id - Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan bahwa vaksinasi Covid-19 bagi para seniman di Yogyakarta merupakan keputusan tepat. Pasalnya, budayawan serta seniman tersebut memang masuk ke dalam program vaksinasi Covid-19 tahap kedua.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie menuturkan bahwa seniman dan budayawan di Yogyakarta adalah pelaku pariwisata. Maka dari itu, seniman tetap dimasukkan dalam program vaksinasi Covid-19 tahap kedua di Yogyakarta.

"Iya kan di tahap kedua ini kan termasuk adalah pelaku pariwisata. Nah di antaranya para seniman," ujar Pembajun kepada awak media, Sabtu (13/3/2021).

Diketahui bahwa ratusan seniman dan budayawan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 pada Rabu (10/3/2021) lalu. Ratusan seniman dan budayawan itu menjalani vaksinasi Covid-19 di Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK), Kasihan, Bantul, dengan dihadiri langsung Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga: Menkes Budi Ungkap Alasan Indonesia Gagal Target 1 Juta Vaksinasi Per Hari

Pembajun tidak menutup kemungkinan masih akan ada banyak budayawan dan seniman lain di Yogyakarta yang belum ikut dalam rombongan vaksinasi Covid-19 kemarin. Kendati begitu pihaknya tetap akan mengupayakan agar semua pihak dapat menerima vaksinasi Covid-19.

"Iya seniman lain di Jogja juga akan divaksin. Kita akan upayakan," ucapnya.

Ditegaskan Pembajun, semua pihak berkewajiban untuk melakukan pendataan terkait sasaran penerima vaksin Covid-19 dengan tepat. Artinya baik dari budayawan serta seniman harus menyerahkan data sebenar-benarnya ketika mengajukan vaksin.

"Tapi yang jelas data sasarannya harus benar dulu. Tadi perintah dari Ngarso Dalem juga begitu, datanya harus valid," tegasnya.

Menurutnya petugas kesehatan dan fasilitas layanan kesehatan sebagai tempat pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat sudah siap untuk melayani. Namun hal itu tentu perlu didukung oleh pemberian atau pengajuan data penerima sasaran vaksinasi yang akurat.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan di Lampung Sudah 100 Persen

"Nanti kita minta melalui koordinatornya, seniman atau budayawan yang ada. Kita di kesehatan siap untuk memberikan pelayanan tapi data harus benar. Kita juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata," tandasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait