Ada Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode, Haikal Hassan: Biasalah!

mengenai jabatan presiden yang hendak diubah menjadi tiga periode, Haikal seolah menantang untuk sekaligus menyarankan Presiden Jokowi menjabat seumur hidup.

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina
Senin, 15 Maret 2021 | 15:05 WIB
Ada Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode, Haikal Hassan: Biasalah!
Cuitan Haikal Hassan soal wacana Presiden tiga periode.[Twitter/@Haikal_Hassan]

SuaraJogja.id - Pendakwah Haikal Hassan menyebutkan adanya isu yang tengah ramai diperbincangkan, yakni mengenai jabatan presiden yang hendak diubah menjadi tiga periode. Menanggapi hal tersebut, Haikal seolah menantang untuk sekaligus menyarankan Presiden Jokowi menjabat seumur hidup. 

Melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @haikal_hassan menyampaikan mengenai ramainya wacana perubahan jabatan presiden yang sebelumnya selama dua periode menjadi tiga periode. Menanggapi hal tersebut, Haikal bahkan meminta untuk sekaligus mengusulkan jabatan Presiden Jokowi untuk seumur hidup. 

Terkait konstitusi, Haikal meminta pihak yang memiliki wacana tersebut untuk mengubahnya. Selagi pihak tersebut juga tengah duduk di kursi penguasa. Begitu juga jika ada yang menolak mengenai gagasan tersebut, cuekin saja. Selagi pihak-pihak itu yang sedang berkuasa. 

"Ramai wacana presiden 3 periode. Sekalian usulkan pak Jokowi presiden seumur hidup saja. Konstitusi? Kalian rubah saja lah. Mumpung kalian sedang berkuasa. Yang menolak cuekin. Mumpung kalian sedang berkuasa. BIASA LAAH!?," tulis akun @haikkal_hassan dalam cuitannya. 

Baca Juga:Tanggapi Poster Sebut Haikal Hassan Duta Covid, Ferdinand Hutahaean: Kacau!

Dalam cuitan yang berbeda Haikkal menambahkan, meskipun peraturan berubah menjadi tiga periode belum tentu juga Jokowi mau melanjutkan kepemimpinannya. Menurutnya, yang bernafsu untuk mengubah peraturan tersebut adalah para penjilat yang mengharapkan dapat proyek. 

Sejak diunggah Senin (15/3/2021), cuitan Haikkal mengenai jabatan presiden yang wacananya akan diperpanjang menjadi tiga periode tersebut sudah disukai lebih dari 2000 pengguna Twitter. Ada 300 lebih yang ikut membagikan ulang dan tidak sedikit juga memberikan tanggapan di kolom komentar. 

"Belum 2 periode aje udah ancur ni negare gimane seumur hidup, kelaparan dan kejahatan di mane mane pasti terjadi," tulis akun @Hidayat*******.

"Tul pak, jenis manusia serakah munafik terabas segala aturan yang telah disepakati jadi uu, salah satu ciri munafik dan malah semua ciri munafik sudah diborong tuanku baginda," komentar akun @sapule****.

"Kalau ucapan babeh jadi doa, dan dikabulkan Allah. Kira kira gimana beh kondisi rakyat. Sementara sekarang aja, kita merasakan ekonomi sulit, protes dipentungin. Jaga ulama ditembak mati, mending berharap yang baik aja beh. Kita aja doanya pengen cepet abis periodenya," tanggapan akun @Jula***.

Baca Juga:Laporan Kerumunan Jokowi Ditolak, Haikal Hassan: Bebaskan HRS, Baru Fair!

Sementara akun @djuw*** mengatakan, "Terserah merekalah yang penting mereka bahagia terlalu jauh jarak kita dengan mereka, aturlah oleh kalian dunia ini selagi kalian bisa toh pada akhirnya kita pasti ketemu di ujung maut sana."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak