Kuliah Tatap Muka Dapat Lampu Hijau, Begini Respon Kampus di Sleman

PPKM Mikro diperpanjang, pemkab Sleman perbolehkan adanya kuliah tatap muka.

Galih Priatmojo
Selasa, 23 Maret 2021 | 12:23 WIB
Kuliah Tatap Muka Dapat Lampu Hijau, Begini Respon Kampus di Sleman
ilustrasi kuliah [shutterstock]

SuaraJogja.id - Sejumlah Perguruan Tinggi (PT) di Sleman memberi respon beragam terkait lampu hijau kegiatan belajar dan kuliah tatap muka yang termuat dalam Instruksi Bupati Sleman terkait perpanjangan PPKM Mikro.

Diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menargetkan sekolah dan perkuliahan tatap muka, dapat dibuka pada Juli 2021 atau awal semester kedua, tahun ajaran 2020/2021.

Sejurus dengan itu, Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-2019 Sleman Shavitri Nurmala mengungkapkan, dalam Instruksi Bupati Sleman mengenai perpanjangan PPKM Mikro terbaru, juga disebutkan poin diperbolehkannya KBM tatap muka.

Menanggapi itu, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Universitas Islam Indonesia (UII) Ratna Permata Sari mengatakan, sampai saat ini, merujuk pada Surat Edaran Rektor, UII masih menerapkan perkuliahan 'blended learning terbatas'.

Baca Juga:Prediksi Piala Menpora 2021: Madura United Vs PSS Sleman

Dalam artian, mayoritas perkuliahan diselenggarakan daring. Sementara tatap muka, hanya diizinkan terbatas, untuk mahasiswa yang melakukan praktikum di laboratorium.

"Terkait pertanyaan tersebut [kapan siap kuliah tatap muka termasuk untuk non praktikum], kami masih mengikuti perkembangan kondisi terkini. Sejauh ini masih online hingga Juli," tuturnya.

Terpisah, Kepala Biro Akademik Universitas Negeri Yogyakarta Budi Takarina menjelaskan, perkuliahan luring akan mengikuti kebijakan dari Mendikbud dan Gubernur DIY.

Jika nantinya sekolah dimungkinkan akan memulai pembelajaran tatap muka pada Juli, UNY bisa memulainya pada September atau semester gasal 2021/2022. Tentunya dengan seizin Gubernur DIY. 

Menurut Budi, pembelajaran secara tatap muka akan dimulai dari tingkat SMA sederajat. Mengingat siswa dominan berasal dari Jogja.

Baca Juga:Patroli di Malam Minggu, Satpol PP Sleman Tindak Tempat Usaha Langgar PPKM

"Perkuliahan offline masih dipertimbangkan karena mahasiswa yang berasal dari seluruh Indonesia. Tentu saja, hal ini akan lebih berisiko terhadap penularan COVID-19. Semoga dengan mulainya vaksinasi penularan semakin kecil, sehingga semester depan bisa mulai offline," ungkapnya.

Budi menambahkan, jika nantinya kuliah luring diterapkan, ada kemungkinan pembelajaran dilakukan dengan sistem daring-luring. Sembari menunggu regulasi akan jumlah mahasiswa yang diperbolehkan mengikuti luring.

Rencana awal, UNY sudah merancang pembelajaran blended untuk semester genap, tambah Budi. Hanya saja, hal tersebut kembali diurungkan karena persebaran COVID-19 masih tinggi.

Sementara, Kasubag Kerjasama dan Humas Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) Marcus Kusnardijanto menyebut, UPNVY akan menerapkan perkuliahan luring dan daring saat tahun ajaran baru nanti.

Penerapan prokes akan diberlakukan dan mengacu pada kebijakan pemerintah. Dengan jumlah mahasiswa per kelas 50%, mirip seperti pada kelas praktikum, kuliah lapangan.

Kontributor : Uli Febriarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak