Pada tangkapan layar berikutnya yang diunggah, terdapat komentar dari seseorang yang mengaku dari tetangga terduga pelaku.
Dalam ulasannya, ia menginformasikan bahwa terduga pelaku mengalami keterbelakangan mental.
"Selamat pagi mbak, kebetulan threadnya mbak lewat tl mau nambahin informasi mbak kalo pelaku yang semalem itu emang agak keterbelakangan mental setahu saya. Karena dia tetangga saya dan saya emang ga kenal dekat sama keluarganya cuma saya heran juga kok dia kayak tanpa pengawasan gitu ya. Makasih mbak sebelumnya dan turut prihatin atas kejadian yang dialami mbak," isi tulisan tersebut.
Pengunjung yang nyaris jadi korban pelecehan itu pun mengingatkan pada khalayak agar waspada dan berhati-hati ketika berada di toilet umum termasuk di lokasi pusat perbelanjaan.
Baca Juga:Vaksinasi Lansia di Sleman Nomor Tiga Tercepat Secara Nasional, Begini Kata Dinkes
"Kalo sendirian tp pgn ke toilet ikut gerombolan orang lain aja yaa jgn masuk sendirian pas sepi. jgn lupa liatin sekitar barangkali ada kamera tersembunyi. di kamar pas/ganti juga gitu yaa," ujarnya.
Terakhir, pada layar tangkapan yang ia buat, meminta kepada pihak mal yang dimaksud agar menempatkan pihak keamanan di area dekat toilet.
"Agar tidak ada orang masuk ke toilet lawan jenisnya," lanjut si pengunggah.
Sementara itu, meski sudah membagikan kejadian tak terduga yang dialami di toilet pusat perbelanjaan, si pengunggah urung melaporkannya kepada aparat kepolisian setempat.
Hal itu dipertegas saat dikonfirmasi ke kantor polisi setempat. Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Dwi Noor Cahyanto mengatakan, belum ada laporan masuk terkait kejadian yang diunggah 'z' di media sosial itu ke mapolsek.
Baca Juga:Vaksin AstraZeneca Sudah Mulai Digunakan di Sleman, Prioritas Usia 50 Tahun
"Belum ada laporan," ujar Dwi singkat.