Carik Sumberwungu, Kapanewon Tepus Salis Basari membernarkan bahwa puluhan warga kalurahan Sumberwungu terpapar Covid-19. Setidaknya ada 43 orang yang terpapar Covid-19 dipicu karena mereka mengikuti hajatan yang diselenggarakan warga setempat.
Salis mengungkapkan munculnya klaster di Sumberwungu tersebut bermula ketika ada hajatan sunatan warga di Karangtengah I pada tanggal 8 dan 9 Juni 2021. Selang beberapa hari kemudian ada salah seorang warga yang merasakan gejala sakit dan kemudian periksa ke fasilitas kesehatan.
"Dan dinyatakan positif terus ada tracing hasilnya 42 orang yang dinyatakan terpapar," terangnya.
Salis menyebut 43 orang yang terpapar Covid-19 tersebut berasal dari dua Pedukuhan yaitu Karangtengah I dan Karangtengah II. Kemudian pemerintah Kalurahan Sumberwungu memutuskan untuk melakukan pembatasan kegiatan masyarakat di dua pedukuhan tersebut.
Baca Juga:Demam Setelah Main Hujan, Dua Anak Zaskia Adya Mecca Ternyata Positif Covid-19
"Itu yang terpapar paling banyak dari yang rewang [membantu memasak untuk hajatan], dan ada beberapa tamu yang terpapar," ungkapnya.
Sementara Klaster hajatan di Kalurahan Girisekar Kapanewon Panggang Gunungkidul hari ini, Senin (14/6/2021) mengalami lonjakan. Setidaknya ada 32 orang warga dari Pedukuhan Jerukan yang hari ini dinyatakan positif Covid-19.
Penambahan di Pedukuhan Jerukan ini merupakan rentetan dari penyebaran Covid-19 dari klaster hajatan yang mulai muncul sejak tanggal 10 Juni 2021 pekan lalu. Dinas Kesehatan setempatpun terus melaksanakan upaya tracing kontak terhadap warga yang kontak erat dengan pasien positif sebelumnya.
"Iya benar bertambah 32 orang,"ujar Lurah Girisekar Sutarpan, Senin, ketika dikonfirmasi.
Sutarpan menyebutkan, sebanyak 16 Warga di Pedukuhan Jeruken dinyatakan positif Covid-19 pada tanggal 10 Juni 2021 lalu. Jumlah warga yang terpapar cukup banyak karena mereka baru saja membantu salah satu warga yang menggelar hajatan.
Baca Juga:Dua Anaknya Positif Covid-19, Zaskia Adya Mecca: Kebagian Covid untuk Keluarga Kami
Usai hajatan ternyata ada salah satu warga yang mengeluh tidak enak badan. Warga itu kemudian memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan setempat. Karena menunjukkan gejala mengarah ke Covid-19, maka dilakukanlah uji swab.