Kebutuhan Oksigen Medis di DIY Naik 3 Kali Lipat, Pemda Minta Distributor Tambah Pasokan

Seiring meningkatnya kasus Covid-19 kebutuhan oksigen medis juga makin berlipat.

Galih Priatmojo
Selasa, 22 Juni 2021 | 14:55 WIB
Kebutuhan Oksigen Medis di DIY Naik 3 Kali Lipat, Pemda Minta Distributor Tambah Pasokan
Sekda DIY Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (22/06/2021). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

SuaraJogja.id - Pemda DIY meminta sejumlah rumah sakit di DIY untuk menambah pasokan oksigen medis bagi pasien COVID-19. Kebijakan ini dilakukan karena kebutuhan oksigen medis meningkat seiring bertambahnya pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan.

"Kemarin memang mengumpulkan kepala rumah sakit, tapi sampai saat ini [pasokan oksogen] masih tercukupi," ujar Sekda DIY, Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (22/06/2021).

Menurut Aji, Pemda juga meminta distributor pemasok oksigen medis untuk menambah pasokan ke DIY. Kalau sebelumnya pasokan ke DIY baru 60 persen maka saat ini ditambah hingga 80 persen.

Penambahan pasokan untuk DIY memungkinkan karena distributor pemasok oksigen medis saat ini hanya melayani kawasan DIY. Sebelumnya distributor tersebut juga memasok oksigen medis untuk Jateng.

Baca Juga:KPK Cecar Pejabat Dispora DIY soal Dokumen Proyek Stadion Mandala Krida

"Kalau sekarang kan jateng sudah punya distributor [oksigen] sendiri, jadi kami mohon jogja ditingkatkan jadi 80 persen," ujarnya.

Secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie mengungkapkan tingginya kebutuhan kasus COVID-19 disebabkan kasus yang semakin bertambah saat ini. Apalagi Bed Occupancy Rate(BOR) atau keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan juga terus meningkat.

"Pemakaian [oksigen] tiga kali lipat ya jadi cepat habis karena kasusnya meningkat," jelasnya.

Pembajun menyebutkan, saat ini banyak prosedur penanganan COVID-19 yang tidak dipahami masyarakat. Banyak pasien yang mestinya bisa ditangani di tingkat puskesmas ternyata malah dievakuasi ke rumah sakit rujukan COVID-19. Akibatnya pemakaian oksigen medis di rumah sakit rujukan meningkat berkali lipat.

"Kalau [pasien covid-19] yang ringan kalau sudah sampai di IGD kan rumah sakit nggak bisa nolak," imbuhnya.

Baca Juga:DIY Masuk Musim Kemarau Tapi Masih Diguyur Hujan, Begini Penjelasan BMKG

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak