DIY Dapat Oksigen untuk Pasien Covid-19 dari Kendal, Stok 4 Hari ke Depan Aman

Dengan adanya tambahan oksigen tersebut, diperkirakan stok untuk DIY aman selama tiga hingga empat hari ke depan.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 24 Juni 2021 | 17:03 WIB
DIY Dapat Oksigen untuk Pasien Covid-19 dari Kendal, Stok 4 Hari ke Depan Aman
Sekda DIY, Baskara Aji

SuaraJogja.id - Pemda DIY akhirnya mendapatkan tambahan stok oksigen untuk penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan yang kian menipis. Tambahan stok didapat dari PT Samator Gas Industri dari Kendal, Jateng.

"Kita sudah kontak PT Samator, sekarang sudah perjalanan, mudah-an nanti malah dapat kiriman," ujar Sekda DIY, Baskara Aji saat dikonfirmasi, Kamis (24/06/2021).

Menurut Aji, pengiriman oksigen dilakukan dari Jakarta meski perusahaan pemasok dari Kendal. Sebab, tangki oksigen yang saat ini tersedia berada di Jakarta.

Satu tangki oksigen nantinya bisa diisi sekitar 2- 6 kubik. Dengan adanya tambahan oksigen tersebut, diperkirakan stok untuk DIY aman selama tiga hingga empat hari ke depan.

Baca Juga:Covid-19 di Bogor Terus Meningkat, RSUD Cibinong Kewalahan Tampung Pasien Corona

"Yang datang ke jogja bukan dalam bentuk tabung kecil tapi tangki besar," ujarnya.

Selain dari Jakarta, PT Samator juga akan mengirim stok tangki oksigen dari Surabaya, Jatim. Pemda pun menghubungi pemasok lain untuk ikut menambah stok yang dibutuhkan beberapa hari kedepan.

" Yang lain juga sudah hubungi dan sanggup untuk segera dialokasikan ke jogja," jelasnya.

Penambahan stok oksigen ini terkait tambahan kapasitas rumah sakit rujukan untuk penanganan pasien Covid-19 hingga 30 persen. Sebab yang membutuhkan oksigen di rumah sakit rujukan bertambah banyak.

Pemda DIY juga menambah bed atau tempat tidur di rumah sakit rujukan. Kalau ada sekitar 900 bed maka saat ini ditambah menjadi 1.224 bed.

Baca Juga:Dokter RS UNS Ibaratkan Pasien Covid Penyakit Komorbid: Seperti Bara Kayu Disiram Bensin

"Penambahan bed sesuai kapasitas [rumah sakit rujukan untuk Covid-19] 30 persen," paparnya.

Untuk memastikan kesehatan para tenaga kesehatan, lanjut Aji, rumah sakit diminta untuk mengatur jadwal jaga mereka. Diharapkan manajemen rumah sakit bisa luwes dalam penanganan Covid-19 bila pasien berkurang atau sebaliknya bertambah.

"Kalau pas kasus Covid-19 turun ya yang reguler ditambah, kalau [kasus] Covid bertambah ya ditambah [nakes dan kapasitasnya]," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak