alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warung Soto di Bantul Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Uang Tunai Raib Dibawa Kabur

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Rahmat jiwandono Jum'at, 25 Juni 2021 | 12:46 WIB

Warung Soto di Bantul Dibobol Maling, Tabung Gas hingga Uang Tunai Raib Dibawa Kabur
Pemilik warung soto kriuk, Rina Pujiati, menunjukkan dinding yang dijebol oleh si pencuri, Jumat (25/6/2021). - (SuaraJogja.id/Rahmat Jiwandono)

Maling tersebut juga membawa kabur lima tabung gas ukuran tiga kilogram, uang tunai, dan minuman sachet.

SuaraJogja.id - Sebuah warung soto yang terletak di Jalan Bedukan Kidul, Kalurahan Pleret, Kapanewon Pleret, Kabupaten Bantul dibobol pencuri. Awal kejadian, pemilik warung soto akan mulai berjualan.

"Saya berangkat dari rumah ke sini sekitar pukul 05.30 WIB mau mulai jualan," kata Rina Pujiati saat berbincang dengan SuaraJogja.id, Jumat (25/6/2021).

Rina menyatakan, saat sampai di warung soto, ia melihat dinding yang terbuat dari anyaman bambu sudah rusak. Dinding itu ada di sebelah kiri pintu masuk.

"Anyaman dindingnya pas saya cek ternyata sudah dijebol. Ukuran lubangnya kira-kira selengan orang dewasa," paparnya.

Baca Juga: Ribuan Pelaku Wisata di Pantai Selatan Jogja Bakal Divaksin, Ini Sanksinya jika Menolak

Awalnya Rina tidak menaruh curiga dengan dinding yang sudah berlubang itu.

"Saya kira tadi jebol karena mungkin ada kucing yang mencakarnya," katanya.

Namun, dia sadar bahwa warungnya telah dimasuki maling saat mengetahui alat penanak nasi yang ada di dekat pintu sudah hilang.

"Baru sadar ada maling masuk ke sini setelah tahu magic com yang saya taruh di dekat pintu hilang. Padahalnya belinya belum lama ini," terangnya.

Tidak hanya itu, menurutnya, maling tersebut juga membawa kabur lima tabung gas ukuran tiga kilogram, uang tunai, dan minuman sachet. Uang tersebut tersimpan di dalam meja kasir.

Baca Juga: Satu Orang Alami Gejala Covid-19, Ratusan Warga Ngunan-unan Jalani Swab Massal

"Lima gas melon ukuran tiga kilogram milik saya hilang, uang sekitar Rp450 ribu, dan minuman kopi saset diembat oleh si pencuri," katanya.

Saat warungnya dibobol maling dalam kondisi tidak ada orang yang berjaga.

"Memang enggak ada yang jaga waktu kejadian. Kebetulan di sini kalau malam hari juga sepi," ujar dia.

Terkait kejadian ini, dia belum melapor ke aparat penegak hukum.

"Belum bikin laporan ke polisi," ujarnya.

Di sisi lain, tempat ia berjualan ternyata sebelumnya juga pernah dibobol pencuri. Namun saat itu bukan dia yang berdagang.

"Dahulu sebelum saya kontrak di sini, ada penjual bakso yang pernah kehilangan tabung gas juga," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait