Studi: Kebingungan Mental Bisa Jadi Tanda Awal Covid-19 Parah

Sebuah studi menunjukkan bahwa kebingungan secara mental bisa jadi tanda awal keparahan Covid-19.

Arendya Nariswari | Fita Nofiana
Jum'at, 25 Juni 2021 | 17:25 WIB
Studi: Kebingungan Mental Bisa Jadi Tanda Awal Covid-19 Parah
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

SuaraJogja.id - Pasien Covid-19 yang mengalami kebingungan mental cenderung akan mengalami gejala yang parah. Hal ini dinyatakan dalam penelitian baru yang diterbitkan pada Critical Care Explorations. 

Melansir dari Medicinenet, para peneliti menganalisis lebih dari 36 ribu pasien covid-19 dari lima rumah sakit Florida. Dari jumlah pasien tersbeut, 12 persen di antara mengembangkan Covid-19 parah. 

Penelitian ini menunjukkan bahwa pasien dengan kebingungan mental tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit parah daripada mereka yang tidak memiliki gejala tersebut. 

"Salah satu hal utama dalam mengobati Covid-19 adalah mencari tanda-tanda bahwa Anda mungkin memiliki perjalanan penyakit yang agresif atau parah," kata penulis utama studi David Marra, peneliti postdoctoral di departemen psikologi klinis dan kesehatan di Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Profesi Kesehatan Universitas Florida (UF).

Baca Juga:Segera Kantongi Izin Edar, Permen Karet Anti Virus Corona Bakal Dijual Umum

"Apa yang kami temukan adalah bahwa gejala otak tertentu, khususnya suatu kondisi yang dikenal sebagai ensefalopati, mungkin merupakan penanda awal Covid-19 yang lebih parah," kata Marra dalam rilis berita universitas. 

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)


Ensefalopati ditandai dengan disorientasi umum dan kebingungan. Dalam kondisi ini, orang ini mungkin tidak tahu di mana mereka berada atau bingung dengan orang-orang di sekitar mereka. 

"Mereka mungkin tidak tahu tanggal atau kejadian baru-baru ini. Jika ada banyak kebingungan umum yang tidak biasa untuk orang itu, itu akan menunjukkan beberapa jenis disfungsi otak akut," imbuh Marra. 

Gejala ensefalopati biasanya muncul beberapa hari sebelum atau bersamaan dengan perkembangan Covid-19 ke tahap serius yang membutuhkan perawatan intensif seperti masuk ke unit perawatan intensif atau ventilasi. Mengamati tanda-tanda ensefalopati pada pasien dengan Covid-19 dapat membantu dokter memulai pengobatan lebih awal dan berpotensi mencegah penyakit parah.

Baca Juga:Ilmuwan Oxford Kembangkan Metode Tes Darah Untuk Kecocokan Vaksin Covid-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak