alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Kota Jogja Ditargetkan 100 Persen Tervaksin Pada 17 Agustus Mendatang

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono Kamis, 15 Juli 2021 | 20:22 WIB

Warga Kota Jogja Ditargetkan 100 Persen Tervaksin Pada 17 Agustus Mendatang
Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

vaksinasi warga KTP Kota Jogja ditarget selesai 17 Agustus 2021

SuaraJogja.id - Masyarakat pemegang KTP Kota Jogja ditargetkan telah tervaksin semuanya pada 17 Agustus 2021 mendatang. Hal itu disampaikan oleh Ketua Pansus Covid-19 DPRD Kota Jogja Antonius Fokki Ardiyanto.

Fokki mengatakan, untuk mewujudkan hal tersebut maka ada beberapa langkah yang secara komprehensif akan dilakukan. 
Pertama, pelaksanaan vaksinasi berbasis wilayah (kalurahan) dengan merekrut 10 relawan vaksinasi di masing masing kalurahan.

"Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan minggu depan," kata Foki, Kamis (15/7/2021).

Kedua, mempercepat pelaksaan vaksinasi berbasis sekolah dengan melibatkan satgas atau relawan Covid-19 yang sudah dibentuk di masing-masing sekolah. Ketiga, diadakan vaksinasi door to door yang melibatkan Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah dalam proses pelaksanaannya.

Baca Juga: Bangunan SD Disiapkan Jadi Shelter Covid-19, Wawali Kota Jogja: Itu untuk Orang yang Sehat

"Dengan begitu harapannya dapat membentuk kekebalan komunitas (herd immunity) sehingga kehidupan masyarakat di Kota Jogja menjadi normal kembali," ungkapnya.

Ia menyebut bahwa jumlah vaksin yang ada di Kota Yogyakarta sebesar 51 ribu dosis. Di sisi lain, Wakil Gubernur DIY Sri Paduka Paku Alam IX juga akan membantu penyediaan vaksin dari berbagai sumber yang ada.

"BIN Daerah juga akan terlibat aktif dalam penyediaan vaksin dan diharapkan bantuannya untuk dapat menyiapkan gudang penyimpanan vaksin," katanya.

Ditambahkannya, Wagub DIY Sri Paduka Paku Alam IX mengimbau supaya RSUD bisa membeli alat pembuat oksigen sehingga meringankan beban permasalahan oksigen di Kota Pelajar ini.

"Dan BIN juga akan membantu untuk mendeteksi kalau ada penimbunan oksigen dan obat di wilayah Kota Jogja," ujarnya.

Baca Juga: Selain Malioboro, Ini Titik Lampu Taman di Kota Jogja yang Dimatikan Selama PPKM Darurat

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait