facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditawar Rp22 Juta, Sepeda Motor Yamaha FIZ R Tahun 2002 Tak Dilepas Pemiliknya

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 26 Juli 2021 | 11:22 WIB

Ditawar Rp22 Juta, Sepeda Motor Yamaha FIZ R Tahun 2002 Tak Dilepas Pemiliknya
Yamaha FIZ R Rp28 juta - (Facebook)

Banyak yang mencibir harga jual sepeda motor FIZ R yang fantastis tersebut.

Aryo mengaku membeli sepeda motor tersebut dari seorang penggemar FIZ R. Dirinya membeli sepeda motor FIZ R tersebut dari Seorang warga Bantul yang tinggal di belakang rumah dinas Bupati Bantul. Ia sengaja membidik sepeda motor FIZ R dari penggemarnya karena sedikit banyak pemiliknya mengetahui kondisi sepeda motor yang digunakan.

"Jadi kalau penghobi motor FIZ R ya mesinnya terawat," tutur warga Jeruksari Wonosarti, Gunungkidul ini, Minggu (25/7/2021) ini.

Ario mengaku, meski ketika mendapat sepeda motor tersebut kondisinya tidak begitu bagus, tetapi masih layak untuk direstorasi. Seluruh komponen sepeda motor berkelir hitam-silver itu dicat ulang, kecuali pada bagian rangka.

Sebagian besar spare part telah ia ganti dengan spare part baru serta original Yamaha. Part yang diganti diantaranya standar tengah, samping, foot step depan, semua baut, dan dudukan sayap. Di samping itu juga keseluruhan lampu, sampai pernak pernik kecil semua ia belikan original.

Baca Juga: Mempelai di Gunungkidul Positif Covid19, Akad Nikah Ditunda Hajatan Dibubarkan

"Bagian yang paling susah saya cari itu justru hal yang sepele," tambahnya.

Bagian yang paling sulit tersebut adalah dudukan sayap bawah sepeda motor tersebut karena untuk mendapatkannya, Ario sudah berkeliling ke Gunungkidul dan Kota Yogyakarta namun tidak ketemu hingga akhirnya ia mendapatkan part tersebut dari Jakarta secara online.

Untuk sektor mesin pada bagian bureng, ia juga melakukan penggantian dengan YP1 original dan baru. Tak hanya itu, bagian dalam mesin juga diganti original semua. Khusus untuk bagian mesin ia sudah merogoh kocek Rp6 juta lebih.

Ia mengaku sengaja menjual dengan harga mahal karena biaya beli sekaligus restorasi keseluruhan menghabiskan Rp24,3 juta sudah termasuk sepeda motor bahan restorasi. Menurutnya yang mahal itu adalah proses restorasi karena tidak mudah melakukannya. Di mana setiap tahapan restorasi dilakukan di tiga bengkel yang ia percayai sekaligus langganan.

“Saya buka harga Rp27,5 juta lah. Nego sedikit, mungkin Rp25 juta saya lepas. Kemarin ada yang nawar Rp22 juta. Tapi tidak saya lepas," tambahnya.

Baca Juga: Diselenggarakan Wakil Satgas Kalurahan, Hajatan di Gunungkidul Dibubarkan Satgas Kapanewon

Budi mengaku, memiliki hobi sepeda motor sejak SMP. Kebiasaan itu berlanjut hingga saat ini. Sebelumnya ia juga pernah merestorasi motor-motor lawas lantas dijual kemudian laku dengan harga tinggi. Sederet sepeda motor lawas berhasil ia restorasi dan terjual dengan harga tinggi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait