Viral Penampakan Ikan Raksasa di Pantai Gunungkidul, Begini Penjelasan BKSDA Yogyakarta

Selain dimungkinkan sedang mencari makan di pinggiran, Wahyudi menduga, "ikan raksasa" tersebut juga bisa saja terdorong arus besar.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Selasa, 20 Juli 2021 | 18:47 WIB
Viral Penampakan Ikan Raksasa di Pantai Gunungkidul, Begini Penjelasan BKSDA Yogyakarta
Penampakan "ikan raksasa" di Gunungkidul - (Instagram/@jogja24jam)

SuaraJogja.id - Sebuah video beredar di media sosial memperlihatkan penampakan "ikan raksasa" di perairan pantai di Gunungkidul, Yogyakarta.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @jogja24jam, Selasa (20/7/2021).

Penampakan ikan 'raksasa' tersebut menghebohkan publik. Pasalnya, ukuran ikan tersebut tidak seperti pada umumnya.

Ikan tersebut terekam dalam sebuah video yang diabadikan oleh warga sekitar.

Baca Juga:Sempat Bikin Resah, Harimau Sumatera di Kebun Sawit Pasaman Barat Akhirnya Tertangkap

"Konco-konco mancing Pantai Ngrenehan Gunungkidul kemarin lusa sore, berhasil mengabadikan momen penampakan ikan raksasa menepi hingga di bawah tebing Pantai Ngrenehan," tulis akun tersebut, dikutip Suara.com.

Dalam video tersebut, ikan besar itu terlihat muncul di permukaan perairan salah satu pantai di Gunungkidul.

Ikan itu tampak berada di bawah tebing pantai. Ikan tersebut terlihat muncul ke permukaan laut.

Momen tersebut langsung diabadikan oleh warga sekitar yang sedang memancing.

Pada ikan tersebut tampak terdapat bercak putih di bagian tubuhnya.

Baca Juga:Seekor Gajah Ditemukan Mati dengan Kepala Hilang di Kebun Sawit Aceh

Berdasarkan pengamatan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Yogyakarta M Wahyudi penampakan ikan 'raksasa' tersebut diketahui merupakan seekor hiu paus.

"Kalau dilihat dari videonya itu memang hiu paus. Itu salah satu satwa mamalia besar di laut," kata Wahyudi saat dihubungi awak media, Selasa (20/7/2021).

Lebih lanjut Wahyudi menjelaskan bahwa sebenarnya ekologis satwa laut yang bernama ilmiah Rhincodon typus itu bukan di pesisir. Melainkan hiu paus sendiri adalah satwa laut dalam.

Menurutnya, hiu paus tersebut datang ke pinggiran karena sedang mencari makan berupa plankton banyak di area itu.

"Jadi dia [hiu paus] itu bukan satwa yang di pinggir-pinggir. Itu kan di pinggir sekali ya. Nah dia bukan ikan-ikan itu, karena dia ikan jenis besar," jelasnya.

Dari sisi habitat satwa itu sendiri, kata Wahyudi, memang sulit untuk ditentukan. Pasalnya hiu paus merupakan satwa yang sering bermigrasi atau bersifat migrator.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini