639 Warga DIY Meninggal Saat Isoman, Sri Sultan Minta Satgas Angkut ke Selter

"Saya sedihnya masyarakat ini susah untuk [isolasi] di selter. [Karenanya] jangan tinggal di rumah."

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Rabu, 28 Juli 2021 | 14:46 WIB
639 Warga DIY Meninggal Saat Isoman, Sri Sultan Minta Satgas Angkut ke Selter
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X saat ditemui wartawan, Rabu (2/6/2021). [Kontributor / Putu Ayu Palupi]

Pemda bekerjasama dengan fakultas kedokteran di perguruan tinggi untuk menambah jumlah relawan Satgasus ini. Sudah ada sekitar 100 relawan yang akan bertugas untuk memantau kondisi pasien isoman.

Tiap tim beranggotakan 25 orang untuk memantau dan memverifikasi kondisi kesehatan pasien saat isoman. Sehingga kondisi pasien masuk kategori gejala ringan, sedang, atau berat bisa dipantau dan segera diambil tindakan.

"[Kalau bergejala] sedang atau berat pokoknya harus diangkut [ke selter atau rumah sakit], tidak boleh di rumah daripada tidak ada pengawasan. Itu yang akan kita lakukan, jangan tinggal di rumah,” ungkapnya.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemda DIY, Berty Murtiningsih mengungkapkan data pasien yang meninggal saat isoman di rumah masih berada di masing-masing kabupaten/kota. Satgas di tingkat propinsi belum bisa menghitung secara harian.

Baca Juga:Asrama Haji Makassar Dijadikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19

"Kemarin untuk keperluan evaluasi bapak gubernur juga sudah ada [laporan], tetapi masih perlu dilakukan validasi lagi," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak