facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Anggota Paskibraka Gunungkidul yang Terpapar Covid-19 Bertambah Jadi 23 Orang

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Jum'at, 20 Agustus 2021 | 12:46 WIB

Anggota Paskibraka Gunungkidul yang Terpapar Covid-19 Bertambah Jadi 23 Orang
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty menduga, penularan pada anggota paskibraka tersebut disebabkan masih adanya mobilitas dari luar.

SuaraJogja.id - Jumlah anggota paskibraka Gunungkidul untuk HUT ke-76 Kemerdekaan RI yang terpapar Covid-19 bertambah. Saat ini setidaknya ada 23 orang anggota tim yang terpapar Covid-19. Sebelumnya Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul menyebut ada 20 orang.

Plt Kepala Disdikpora Gunungkidul Ali Ridhlo mengungkapkan, setelah mencermati by name by address ternyata ada 23 anggota paskibraka yang terpapar Covid-19. Saat ini ada 19 orang anggota paskibraka yang melakukan isolasi mandiri dan 4 lainnya dirawat di rumah sakit.

"Kita kerja sama dengan Dinas Kesehatan ataupun Puskesmas setempat untuk melakukan pemantauan," ujar dia, Jumat (20/8/2021).

Disdikpora bersama Dinas Kesehatan juga telah memberi pembekalan kepada orangtua ataupun wali dari anggota paskibraka yang positif dan isolasi mandiri. Hal tersebut berkaitan dengan perlakuan anak mereka yang melakukan isolasi mandiri terutama nutrisi dan permakanan mereka.

Baca Juga: Top 5 SuaraJogja: Kulon Progo Akan Sidangkan Kasus Perdagangan Anjing

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty menduga, penularan pada anggota paskibraka tersebut disebabkan masih adanya mobilitas dari luar. Meski semua anggota paskibraka sudah dikarantina selama 2 minggu dengan mobilitas yang dibatasi.

"Meskipun anggota paskibraka ini dibatasi mobilitasnya tetapi masih ada pelatih ataupun pelayan mereka yang keluar masuk ke area karantina," terangnya.

Terpisah, Wakil Bupati Gunungkidul Hari Susanto mengatakan jika ada anggota paskibraka yang terpapar Covid-19 maka dirinya meminta agar semua yang positif untuk dilakukan karantina di selter terpusat. Di mana Pemerintah Kabupaten telah menyediakan dua selter yaitu di wanagama dan kelurahan petir Rongkop.

"Jika di selter maka akan lebih terjamin dan pengawasannya pun lebih memadai," paparnya.

Di masing-masing selter nanti akan ada dokter yang secara langsung melakukan pengawasan. Sehingga semua perkembangan dari kesehatan anggota paskibraka dapat terpantau dengan baik termasuk juga nutrisinya.

Baca Juga: Lurah Batalkan Kemenangan Sepihak, 6 Calon Perangkat Kalurahan Bohol Siap Gugat Panitia

Di selter Wanagama ada 50 tempat tidur dan kini hanya terisi 10 tempat tidur saja. Demikian juga di selter Petir ada 50 tempat tidur namun yang terisi Baru 9 buah.

Kontributor : Julianto

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait