alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kagumi Pidato Barack Obama, Baim Wong Bandingkan dengan Orang Indonesia: Maaf, Membosankan

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Kamis, 26 Agustus 2021 | 13:16 WIB

Kagumi Pidato Barack Obama, Baim Wong Bandingkan dengan Orang Indonesia: Maaf, Membosankan
Aktor Baim Wong saat ditemui awak media di Kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (24/3/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Baim Wong, orang tidak akan mendengarkan pidato orang Indonesia pada umumnya karena di awal saja sudah membosankan.

SuaraJogja.id - Video pidato Mantan Presiden AS Barack Obama membuat aktor Baim Wong terkesan. Ia pun membagikan video itu ke Instagram.

Pidato tersebut rupanya itu disampaikan ketika Barack Obama sedang berkunjung ke Indonesia.

Baim Wong engaku tak pernah bosan menonton pidato Barack Obama tersebut. Menurutnya, jarang ia menikmati pidato kecuali untuk lelaki yang sempat tinggal di kawasan Menteng itu.

"Enggak pernah bosan lihat ini [video Barack Obama], terlalu jarang saya bisa mendengar atau menikmati setiap pidato tokoh-tokoh dunia atau pun Indonesia," tulis Baim Wong di Instagram, Kamis (26/8/2021).

Baca Juga: Baim Wong Bandingkan Pidato Barack Obama dengan Orang Indonesia

Baim Wong menyatakan, jarang dirinya melihat orang berpidato seperti Barack Obama.

"Semua sekarang terkadang template, Mereka hanya membaca pidato yang sudah dituliskan," ungkap dia.

Baim Wong juga membandingkan Barack Obama dengan cara orang Indonesia dalam menyampaikan pidato.

"Kalau di Indonesia maaf. (ini pandangan saya saja), awalannya selalu sama dan terkadang memBosanKan. Karena akan selalu ada kalimat-kalimat ini. 'Buat yang terhormat bapak yang terhormat Bapak..Bapak..Ibu (bisa sampe 3-5 menit), setelah itu baru mulai pidato," terang Baim Wong.

"Dan kalau ada penggantian orang lain yang pidato dia akan mengulang kalimat-kalimat yang sama. Bayangkan kalau itu ada 10 orang," sambungnya.

Baca Juga: Haru! Diberi Uang oleh Baim Wong, Penyandang Disabilitas ini Sampai Sujud Syukur

Menurutnya, orang tidak akan mendengarkan karena awalan pidato saja sudah membosankan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait