alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

PPKM di DIY Turun ke Level 3, Disdikpora Bantul: PTM Tunggu Kebijakan Kepala Daerah

Eleonora PEW | Rahmat jiwandono Selasa, 07 September 2021 | 08:55 WIB

PPKM di DIY Turun ke Level 3, Disdikpora Bantul: PTM Tunggu Kebijakan Kepala Daerah
Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bantul Isdarmoko memberikan keterangan di gedung induk Pemkab Bantul, Kamis (28/5/2020). - (SuaraJogja.id/Mutiara Rizka)

Sebelum melaksanakan PTM, ada dua hal yang jadi pertimbangan.

SuaraJogja.id - PPKM di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil turun ke level 3. Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan yang disiarkan channel Yotube Sekretariat Presiden, Senin (6/9/2021).

Penurunan level tersebut disambut positif oleh Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul. Pasalnya, wacana untuk segera menyelanggarakan pembelajaran tatap muka (PTM) bisa terealisasi.

"Kalau nanti dari kebijakan kepala daerah sudah mengizinkan PTM maka kami siap melaksanakan," tutur Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko kepada SuaraJogja.id, Senin (6/9/2021).

Namun demikian, sambungnya, kepala daerah juga masih menunggu instruksi dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X ihwal PTM.

Baca Juga: Update Perpanjangan PPKM, Ini Status Level Kabupaten Kota di Banten

"Kami menunggu instruksi dari Ngarso Dalem [Sri Sultan HB X] kepada kabupaten seperti apa. Kalau sudah boleh akan ditindaklanjuti, kami akan terus koordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten," paparnya.

Isdarmoko beranggapan, selama pelaksanaan pembelajaran jarak jauh (PJJ) tidak bisa optimal. Menurutnya, orang tua atau wali murid pun sudah mendesak supaya bisa segera menggelar PTM.

"PJJ tidak bisa optimal. Orang tua juga sudah mendesak sekolah agar bisa PTM, setiap saat kami dapat telepon yang menanyakan hal itu [PTM]," katanya.

Sebelum melaksanakan PTM, ada dua hal yang jadi pertimbangannya, yakni memenuhi enam poin yang tertuang dalam daftar periksa kesiapan. Selain itu juga cakupan vaksinasi guru-guru.

"Untuk di Bantul sendiri seluruh guru yang ada di sekolah negeri atau swasta telah tervaksin. Memang masih ada yang belum divaksin karena mungkin sedang sakit atau punya penyakit penyerta (komorbid)," kata dia.

Baca Juga: Update! PPKM Level 4 di Bali Diperpanjang

Sementara vaksinasi untuk pelajar SMP terus dikebut sampai sekarang ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait