Watu Lumbung Masuk 20 Destinasi Wisata di Bantul yang akan Dibuka, Ini Respon Pengelola

destinasi wisata di Bantul mulai dibuka

Galih Priatmojo | Rahmat jiwandono
Rabu, 08 September 2021 | 16:54 WIB
Watu Lumbung Masuk 20 Destinasi Wisata di Bantul yang akan Dibuka, Ini Respon Pengelola
Watu Lumbung di Kapanewon Kretek, Bantul yang jadi uji coba pembukaan wisata. (SuaraJogja.id/HO-Boy Rifai)

SuaraJogja.id - Pemerintah mulai uji coba pembukaan 20 destinasi wisata di tengah pandemi Covid-19. Uji coba pembukaan destinasi wisata berlaku di daerah yang PPKM sudah turun ke level 3. 

Untuk di Kabupaten Bantul yang terpilih adalah Watu Lumbung. Lokasinya tidak jauh dari  Pantai Parangtritis. 

Pemilik Watu Lumbung, Boy Rifai mengaku tidak tahu mengapa tempatnya terpilih untuk uji coba pembukaan tempat wisata. Namun, menurutnya, selama pandemi ini pihaknya terus berkarya. 

"Pertimbangannya saya juga enggak tahu kenapa kami yang dipilih. Mungkin di sini saat masa pandemi kami bikin film dan menggagas wisata lebah madu trigona," ungkap Boy pada Rabu (8/9/2021). 

Baca Juga:Taman Budaya Bantul Dibangun Mulai 2023, Berfungsi untuk Inkubasi Seni dan Budaya

Dia menyebut pembukaan uji coba wisata akan dibuka pada Sabtu dan Minggu besok. Setelah Watu Lumbung ditunjuk oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar), banyak pelanggan yang sudah bertanya-tanya.

"Untuk besok Sabtu dan Minggu besok sudah ada yang booking 40 orang. Yang booking mahasiswa dan pesantren, ini ada keluarga dari Lampung juga," papar dia.  

Adapun daya tarik wisata di sana yaitu kuliner ikan asin, ikan napoleon, makanan desa yang dipanen desa, dan madu trigona. 

"Napoleon itu ikan langka yang ada di perairan karang di Karimun Jawa, Jepara," jelasnya. 

Selain itu juga camping sambil belajar sinema dan film. Sebab, sambungnya, Jogja merupakan destinasi edukasi wisata. 

Baca Juga:Abdul Halim Muslih Janji Apabila PPKM di Bantul Turun ke Level 2, Pelaku Seni Boleh Pentas

"Siapa saja boleh belajar tentang film dan minimal tahu tentang sejarah film. Tidak ada biaya yang kami kenakan untuk menikmati itu semua," ujarnya. 

Ihwal penggunaan aplikasi Peduli Lindungi yang wajib ada di lokasi, kemungkinan akan dikirim hari ini oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). 

"Di sini sinyal aman karena punya wifi sehingga pasti bisa scan QR code di Peduli Lindungi," kata dia. 

Ia mengatakan soal protokol kesehatan juga sudah siap.  "Kalau berbicara soal prokes kami sudah sangat siap. Tempat ini kan sudah digunakan Keuskupan Agung Semarang untuk isolasi mandiri," katanya. 

Bila terjadi lonjakan wisatawan, dia tidak khawatir lantaran tempatnya sangat luas. Kendati demikian, jumlah pengunjung maksimal 200 orang. 

"Tidak ada masalah karena tempatnya lima hektare dan wisatawan bisa dibawa ke hutan. Kami batasi sampai 200 wisatawan," imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak