Bersiap Simulasikan PTM Jenjang SD, Disdikpora Jogja Tunggu Evaluasi SMP Terlebih Dahulu

pembelajaran tatap muka rencana digelar untuk jenjang SD dan SMP.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Kamis, 09 September 2021 | 20:25 WIB
Bersiap Simulasikan PTM Jenjang SD, Disdikpora Jogja Tunggu Evaluasi SMP Terlebih Dahulu
Siswa mengikuti pembelajaran tatap muka di SMKN 12 Kabupaten Tangerang, Senin (6/9). [ Suara.com/ Hilal Rauda Fiqry]

SuaraJogja.id - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kota Yogyakarta akan membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) jenjang SD setelah mengevaluasi PTM di jenjang SMP. Hingga kini, pihaknya masih membahas kepastian untuk membuka PTM untuk pelajar 12 tahun ke bawah.

"Ya kami tunggu sepekan dulu setelah mengevaluasi yang pelajar SMP. Kami akan melihat kondisi penyebaran kasus Covid-19 bagaimana ke depan," terang Kepala Disdikpora Kota Yogyakarta, Budi Santoso Asrori dihubungi wartawan, Kamis (9/9/2021).

Ia melanjutkan PTM jenjang SD bisa dibuka tanpa harus menunggu evaluasi selesai 1 pekan. Jika progres pelaksanaan di SMP berjalan baik dan kasus Covid-19 di Jogja stabil, tak menutup kemungkinan pihaknya membuka PTM untuk jenjang SD.

"Sejauh ini kan pelajar telah divaksin. Jadi kami mendorong sekolah yang siswanya sudah divaksin dapat dibuka PTM-nya," terang Budi.

Baca Juga:Selain Buahnya Bermanfaat, Kenali Makna Filosofis dari 4 Pohon Keraton Jogja Ini

Ia melanjutkan hanya jenjang SD kelas 6 saja yang dibuka jika kondisi Covid-19 berjalan stabil. Sementara kelas 1-5, Budi belum bisa memberi kepastian.

"Kalau SD kelas 6 ke bawah rata-rata kan masih dibawah 12 tahun, vaksin juga belum dapat. Berbeda dengan 12 tahun ke atas yang telah divaksin. Nah nanti kebijakan dari Pemda (DIY) seperti apa kami masih menunggu," kata dia.

Menyusul persiapan pembukaan PTM jenjang SMP, pihaknya akan meminta pernyataan masing-masing sekolah. Hal itu untuk mengetahui kesediaan pengelola sekolah menerapkan PTM selama PPKM Level 3.

"Siapa sekolah yang sudah siap nanti dilaksanakan pembelajaran tatap muka. Termasuk surat pernyataan dari orang tua siswa. Kami juga akan minta," ujar dia.

Lebih lanjut, Budi menerangkan karena PTM dibuka secara bertahap, kapasitas untuk setiap sekolah hanya dibatasi 30 persen. Artinya dalam 1 kelas siswa bisa saja masuk seluruhnya namun ruangannya dipisah.

Baca Juga:Simbol Ajaran Jawa, 4 Pohon di Keraton Jogja Ini Punya Makna Filosofis

"Kemarin beberapa sekolah sudah uji coba PTM. Jadi  maksimal kapasitasnya 30 persen. Misal 1 kelas siswanya masuk semua, mereka akan ditempatkan di kelas berbeda sehingga kapasitas 30 persen disesuaikan," terang Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak