Ungkap Bobrok Facebook, Frances Haugen: Menyebabkan Kekerasan Etnis di Seluruh Dunia

Haugen menyebut bahwa Facebook lebih memilih keuntungan daripada keamanan penggunanya

Galih Priatmojo
Selasa, 05 Oktober 2021 | 18:46 WIB
Ungkap Bobrok Facebook, Frances Haugen: Menyebabkan Kekerasan Etnis di Seluruh Dunia
Aplikasi Facebook. [Facebook]

Facebook membantah tuduhan Haugen

Terpisah, pihak Facebook langsung membantah tuduhan-tuduhan yang dilontarkan Haugen. Juru Bicara Facebook, Lena Pietsch mengatakan tuduhan soal Facebook menyarankan konten yang buruk itu sama sekali tidak benar.

“Kami terus melakukan perbaikan signifikan untuk mengatasi penyebaran misinformasi dan konten berbahaya. Untuk menyarankan agar kami mendorong konten yang buruk dan tidak melakukan apa-apa, itu tidak benar,” ujar Lena.

Sementara itu, Wakil Presiden Kebijakan dan Urusan Global Facebook, Nick Clegg, dengan keras menolak pernyataan bahwa platform-nya toxic untuk remaja.

Baca Juga:WhatsApp Down, Pengguna Ramai-ramai Beralih ke Telegram dan Signal

NYT melaporkan, Clegg juga menulis memo dalam 1.500 kata kepada stafnya yang memperingatkan mereka tentang tuduhan menyesatkan. Dalam memo tersebut, ia menulis bahwa perubahan sistem peringkat algoritmik pada satu platform media sosial tidak dapat menjelaskan polarisasi masyarakat yang lebih luas.

Dia juga membantah rangkaian laporan Wall Street Journal yang menyebutkan penelitian internal Facebook terkait dampak kesehatan mental terhadap remaja.

“Ini sama sekali tidak didukung oleh penelitian kami atau penelitian orang lain bahwa Instagram buruk atau beracun bagi semua remaja,” tukas Clegg.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak