Contohya:
- Biji jarak dimanfaatkan untuk minyak goreng.
- Keberhasilan dapat diraih dengan usaha dan doa.
- Piala bergilir diperebutkan saat lomba futsal antar sekolah menengah.
- Yoyon terlena dengan suara indah Ariel.
3. Kalimat Pasif Tindakan
Jenis kalimat pasif yang ketiga adalah pasif tindakan, kalimat ini menjelaskan tentang kondisi subjek. Biasanya predikat dalam kalimat ini menggunakan imbuhan ke-an atau ter-.
Contohya:
Baca Juga:Paragraf Deduktif untuk Belajar Menulis Berita
- Permen utuh itu tertelan oleh Adel.
- Ibu diberi hadiah oleh ayah saat ulang tahun ke-50.
- Pegawai pabrik itu dibunuh saat berada di kamar kosnya.
- Pohon mawar itu ditanam oleh ayah setahun lalu.
Jenis kalimat pasif yang keempat ditandai dengan predikat dalam bentuk perbuatan maupun tindakan. Predikat pada kalimat ini dijelaskan dalam bentuk di-, ter-, ke- atau kata ganti.
Contohnya:
- Kami ketakutan sekali saat gunung mulai meletus.
- Semalam ibu kehujanan di jalan.
- Adik selalu kesiangan bangun.
- Meisya takut kemalaman pulang dari pesta.
Secara mudahnya kalimat pasif merupakan kebalikan dari kalimat aktif.
Lalu definisinya, kalimat pasif adalah jenis kalimat yang menunjukkan bahwa subjek menjadi tujuan dari perbuatan. Dalam struktur penyusun kalimat pasif subjek berperan sebagai korban yang dikenai sebuah tindakan.
Baca Juga:LENGKAP Definisi Kalimat Pasif, Jenis-jenis dan Contohnya