alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Orang Ngorok Tak Bisa Dengarkan Suara Sendiri, Ini Penyebabnya

Eleonora PEW Senin, 15 November 2021 | 18:58 WIB

Orang Ngorok Tak Bisa Dengarkan Suara Sendiri, Ini Penyebabnya
Ilustrasi: Perempuan mendengkur. (Shutterstock)

Suara dengkuran berasal dari udara yang dihirup melalui saluran udara yang tersumbat sebagian.

SuaraJogja.id - Bagi orang yang mudah terbangun, tidur dengan seorang pendengkur atau orang ngorok memang cukup menyebalkan.

Suara dengkuran bisa membuat orang lain tidak bisa tidur dengan nyenyak.

Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa pendengkur tidak bangun dengan suara dengkuran mereka sendiri?

Dalam buku 'Sleep: The Mysteries, The Problems, and The Solutions' dijelaskan bahwa sebenarnya suara dengkuran bisa membangunkan pendengkur, tetapi hanya beberapa detik saja.

Baca Juga: Benarkah Suara Ngorok Tidak Bisa Membangunkan Orang yang Mendengkur?

Lalu, pendengkur tidak dapat mengingat gangguan tidur yang mereka alami keesokan paginya ketika mereka bangun, lapor Live Science.

American Academy of Sleep Medicine (AASM) menjelaskan, suara dengkuran berasal dari udara yang dihirup melalui saluran udara yang tersumbat sebagian.

Ketika saluran udara tersumbat, udara bergetar saat mengalir melewati jaringan di bagian belakang tenggorkan, yang akhirnya menghasilkan suara mendengkur.

AASM memperkirakan sekitar 24% wanita dan 40% pria memiliki kebiasaan mendengkur.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada orang yang kelebihan berat badan karena mereka cenderung memiliki lebih banyak jaringan lemak di bagian belakang tenggorokan, yang meningkatkan getaran.

Baca Juga: Belum Tentu 'Sleep Apnea', Tidur Mendengkur Bisa Jadi Lebih Bahaya Bila Bunyinya Begini

Mendengkur secara keras juga bisa menjadi tanda dari masalah mendasar seperti sleep apnea, yang merupakan bentuk kronis dari mendengkur dan ditandai dengan penyumabtan saluran udara di bagian belakang mulut saat tidur.

Sleep apnea dapat menyebabkan penderitanya berhenti bernapas sekitar 10 hingga 30 detik, hingga oak memicu penderitanya untuk bangun di tengah-tengah tidur.

Tetapi biasanya penderita tidak akan mengingat pada keesokan paginya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait