Meski pegawai sudah melayani pesanan driver, karena keterlambatan itu membuat driver emosi.
"Mungkin driver kesal karena lama menunggu, hingga menendang kursi plastik, lalu ada kata-kata juga yang akhirnya terjadi perselisihan tersebut," kata Surahman.
Pihaknya juga memastikan bahwa silang pendapat kedua pihak hanya sebatas adu argumen. Tidak ada kontak fisik antara karyawan dan driver ojek online.
Baca Juga:Kronologi Driver Ojol Geruduk Mie Gacoan Kotabaru, Farhat Abbas Yakin Olivia Bakal Ditahan