alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Potensi Hujan dan Angin Kencang Masih Tinggi, Warga Jogja Diminta Waspadai Pohon Tumbang

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora Sabtu, 27 November 2021 | 21:20 WIB

Potensi Hujan dan Angin Kencang Masih Tinggi, Warga Jogja Diminta Waspadai Pohon Tumbang
Mobil yang sedang terparkir di area bioskop XXI Empire Jalan Urip Sumoharjo tertimpa pohon trembesi akibat hujan deras, Jumat (19/11/2021). (SuaraJogja.id/HO-TRC BPBD DIY)

masyarakat diminta untuk segera melaporkan kondisi pohon yang rawan roboh di tengah musim hujan saat ini.

SuaraJogja.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kondisi pohon yang rawan roboh di tengah musim hujan saat ini. Meski kasus tumbangnya pohon masih sedikit, warga diminta tetap waspada.

Kasie Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan Dan Pusdatinkom, BPBD Kota Yogyakarta, Bayu Wijayanto mengungkapkan intensitas hujan disertai angin saat ini cukup sering terjadi.

"Meneruskan informasi dari BMKG bahwa musim hujan ini masih terus berlangsung warga kami minta waspada dengan angin dan juga pohon tinggi. Potensi bencana pohon tumbang masih bisa terjadi," kata Bayu dihubungi wartawan, Sabtu (27/11/2021).

Ia menjelaskan hingga kini kasus terjadinya pohon besar yang tumbang belum banyak terjadi. Terakhir pohon tumbang menimpa sebuah mobil dan satu mobil di sekitar Stasiun Lempuyangan pada 19 November lalu.

Baca Juga: Iringi Ambulans, Mobil BPBD Kota Yogyakarta Tabrakan dengan Mobil di Depan Galeria Mall

Meski begitu pihaknya tak menyebut ada korban jiwa. Sehingga kehati-hatian perlu ditingkatkan.

"Dari imbauan sementara warga juga harus memantau kondisi pohon dan juga tiang-tiang listrik. Apakah rawan atau memang harus ditangani, jika berbahaya segera laporkan ke pihak berwenang (DLH)," ungkap dia.

Selain imbauan untuk mengantisipasi adanya pohon tumbang, pihaknya juga menekankan agar pemantauan aliran sungai dilakukan. Pasalnya Kota Jogja menjadi wilayah yang dilintasi oleh aliran sungai.

"Warga juga harus lebih sadar untuk membersihkan aliran sungai. Himbauan untuk tidak membuang sampah ke sungai sudah kami sampaikan ke setiap Kemantren," kata dia.

Terlebih lagi, kesigapan dari tim Kampung Tangguh Bencana (KTB) lebih dioptimalkan. 

Baca Juga: Waspada Lahar Dingin Gunung Merapi, BPBD Kota Yogyakarta Siapkan Hal Ini

Dia menegaskan bahwa bencana yang terjadi di jogja masih berpotensi terjadi. Koordinasi warga dengan KTB dan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD selalu ditingkatkan.

"Kami tetap bersinergi sehingga jika terjadi kebencanaan asesmen yang kami lakukan lebih cepat dan meminimalisir korban," kata Bayu

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait