MPR RI Kesal Menteri Keuangan Kerap Absen Rapat, Sri Mulyani Berikan Klarifikasi

MPR minta Sri Mulyani dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan

Galih Priatmojo
Rabu, 01 Desember 2021 | 15:43 WIB
MPR RI Kesal Menteri Keuangan Kerap Absen Rapat, Sri Mulyani Berikan Klarifikasi
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita, Senin (23/9/2021). [Tangkapan layar]

3) anggaran untuk pimpinan MPR dan kegiatan tetap didukung sesuai mekanisme APBN. Menkeu menghormati fungsi dan tugas semua Lembaga Tinggi Negara yang diatur dan ditetapkan peraturan perundang-undangan.

4) Kemenkeu dan Menkeu terus bekerjasama dengan seluruh pihak dalam menangani Dampak Pandemi Covid-19 yang luar biasa bagi masyarakat dan perekonomian," tulisnya.

Menkeu Sri Mulyani. [Tangkapan layar]
Menkeu Sri Mulyani. [Tangkapan layar]

Bermula dari Refocusing anggaran penanggulangan Covid-19

Bamsoet menjelaskan, beberapa kali Badan Anggaran MPR mengundang Sri Mulyani rapat untuk membicarakan refocusing anggaran penanggulangan Covid-19. Tetapi setiap diundang tidak hadir.

Baca Juga:Harta Kekayaan Bambang Soesatyo Rp 98 M dan Koleksi Mobil Mewah

"Padahal, MPR RI senantiasa mendukung berbagai kinerja pemerintah dalam menangai pandemi Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional," katanya.

Bamsoet menilai, selain berimbas kepada pandemi kesehatan dan ekonomi, pandemi Covid-19 juga bisa mengakibatkan pandemi moral berupa terpinggirkannya nilai-nilai luhur, kearifan lokal, dan jatidiri bangsa.

Menurutnya, dampak kerusakannya bisa jauh lebih dahsyat, sebagai ancaman kasat mata yang tidak terdeteksi diagnosa medis.

"Jadi, selain mendukung pemerintah menggencarkan vaksinasi kesehatan memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, MPR RI juga terus menggencarkan vaksinasi ideologi melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran radikalisme dan demoralisasi generasi bangsa," imbuh dia.

Baca Juga:Best 5 Oto: BTS Colek Mobil, Bambang Soesatyo Salto Saat Jadi Co-Driver Sean Gelael

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak