Fungsi Penawaran Serta Faktor yang Memengaruhi Penawaran

Fungsi penawaran pada umumnya digunakan oleh produsen untuk menganalisa perkiraan jumlah barang yang akan diproduksi.

Risna Halidi
Senin, 13 Desember 2021 | 18:10 WIB
Fungsi Penawaran Serta Faktor yang Memengaruhi Penawaran
Ilustrasi Pasar Ikan, tempat tawar menawar/ ilustrasi fungsi penawaran (Shutterstock)

Qs = f( Pq | Pl, C, O, T) , di mana faktor-faktor yang dibelakang garis tegak adalah ceteris paribus. Dari persamaan umum ini dapat dibuat fungsi penawaran spesifik, yaitu: Qs = a + b Pq, di mana a = konstante dan b = koefisien perubahan.

Fungsi penawaran lainnya yaitu:

1. Penentuan harga pasar dan jumlah barang yang diperjualbelikan
Harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan di pasar ditentukan oleh permintaan dan penawaran barang tersebut.

2. Menentukan keadaan keseimbangan dengan tabel
Untuk menentukan keadaan keseimbangan pasar kita dapat menggabungkan tabel permintaan dan tabel penawaran.

Baca Juga:Alami Masa Viral, Jumlah Investor Pasar Modal dari DIY Melejit

3. Menentukan keadaan keseimbangan dengan matematik
Keadaan keseimbangan pasar dapat ditentukan dengan menggabungkan kurve
permintaan dan kurve penawaran menjadi kurve permintaan dan penawaran.

Penawaran suatu barang selain dipengaruhi oleh harga barang itu sendiri juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain. Seperti harga barang-barang lain, biaya produksi, tujuan-tujuan perusahaan, dan teknologi.

Untuk melengkapi analisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, berikut ini penjabaran mengenai pengaruh faktor penawaran selain harga itu sendiri terhadap jumlah barang yang ditawarkan.

1. Harga Barang-barang Lain
Sebagai contoh, karena kedelai impor harganya lebih murah dari harga kedelai lokal, maka permintaan kedelai lokal menurun. Karena permintaan kedelai lokal
menurun maka produsen kedelai terpaksa menurunkan produksi dan penawarannya.

2. Biaya Produksi
Kenaikan biaya produksi akan menyebabkan penurunan penawaran barang. Apabila faktor-faktor selain biaya produksi tidak berubah maka kenaikan biaya produksi mengakibatkan menurunnya keuntungan atau bahkan kerugian bagi suatu perusahaan.

Baca Juga:Dua Anak di Bawa Umur Curi Uang Mesjid di Kalisari, Polisi: untuk Beli Bensin dan Rokok

Perusahaan yang mengalami kerugian tentu akan bangkrut, sehingga tidak ada lagi barang produksinya yang ditawarkan di pasar. Demikian pula bagi perusahaan yang mengalami penurunan keuntungan mungkin akan mengalihkan usahanya ke bidang lain, sehingga produksi dan penawaran barang berhenti.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak