facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus Covid-19 Meningkat, Lapas Wirogunan Masih Terapkan Kunjungan Online

Eleonora PEW | Muhammad Ilham Baktora Sabtu, 19 Februari 2022 | 13:35 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, Lapas Wirogunan Masih Terapkan Kunjungan Online
Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta Soleh Joko Sutopo memberi keterangan pada wartawan ditemui di Lapas setempat, Jumat (18/2/2022). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Soleh mengatakan bahwa sejauh ini dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Jogja belum mempengaruhi warga binaan.

SuaraJogja.id - Meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Jogja ikut diantisipasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta atau Lapas Wirogunan. Termasuk membatasi kunjungan warga binaan hanya dengan daring.

Kepala Lapas Kelas IIA Yogyakarta Soleh Joko Sutopo mengatakan, saat ini pengetatan kunjungan, termasuk keluar-masuknya pegawai, tetap diantisipasi.

"Kalau kunjungan keluarga warga binaan kami batasi. Jadi hanya secara daring saja tidak bisa bertemu langsung. Termasuk juga kamu periksa pegawai lapas yang keluar masuk," ujar Soleh ditemui di Lpas Wirogunan, Jumat (18/2/2022).

Soleh mengatakan bahwa sejauh ini dengan meningkatnya kasus Covid-19 di Kota Jogja belum mempengaruhi warga binaan sampai terkonfirmasi Covid-19.

Baca Juga: Kunjungi Lapas Wirogunan Jogja, Wamenkumham Soroti Assessment Center Warga Binaan

"Kalaupun nanti ada, kami sudah menyiapkan satu ruangan khusus untuk isolasi warga binaan yang positif Covid-19. Sampai sekarang belum ada yang terpapar," katanya.

Lebih lanjut pihaknya masih berusaha menyelesaikan vaksinasi bagi warga binaan dan juga pegawai. Saat ini warga binaan baru mendapat vaksin dosis pertama.

"Kalau napi ini memang belum (vaksin dosis 2) karena belum enam bulan ya. Jadi masih menunggu dulu. Nanti baru kita lakukan di bulan April 2022. Kita kerjasama dengan RS DKT," ujar dia.

Hingga kini, jumlah penghuni lapas masih tercukupi menurut Soleh. Dari kapasitas 470 orang, di lapas setempat dihuni sekitar 329 orang.

"Harapan kita kan jangan sampai bertambah ya. Kalau bisa kosong, sehingga pembinaan juga lebih mudah. Namun sejauh ini kapasitas masih cukup," terang dia.

Baca Juga: Kasus Penyiksaan Napi Urung Kelar, Satu Petugas Lapas Pakem Terlapor Dapat Promosi Jabatan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait