Konflik Rusia dan Ukraina, Buya Syafii Minta Indonesia Bertindak Sewajarnya

"Bertindak yang normatif saja. Indonesia ini kan lemah posisinya," kata Buya Syafii.

Eleonora PEW | Hiskia Andika Weadcaksana
Jum'at, 25 Februari 2022 | 15:57 WIB
Konflik Rusia dan Ukraina, Buya Syafii Minta Indonesia Bertindak Sewajarnya
Cendekiawan Muslim Ahmad Syafii Maarif atau yang akrab disapa Buya Syafii - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

SuaraJogja.id - Perang dunia tiga tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat dunia akhir-akhir ini. Bukan tanpa alasan, kondisi dari ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina yang semakin memanas disebut menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Bahkan kini Presiden Rusia Vladimir Putin sudah mengizinkan operasi militer khusus di Ukraina pada Kamis (24/2/2022) kemarin waktu setempat.

Di sisi lain, invasi militer oleh Rusia di Ukraina sudah tidak bisa dihindari. Lantas bagaimana Indonesia harus mengambil sikap dalam polemik ini?

Cendekiawan Muslim Ahmad Syafii Maarif menuturkan bahwa sebenarnya tidak banyak yang bisa dilakukan Indonesia. Pria yang akrab disapa Buya Syafii tersebut menilai, Indonesia cukup untuk bersikap sesuai politik internasional yang dianutnya yakni, bebas aktif.

Baca Juga:Polandia, Swedia, dan Ceko Ogah Mainkan Playoff Piala Dunia 2022 di Rusia

"Bebas aktif aja lah sudah, bertindak yang normatif saja. Indonesia ini kan lemah posisinya," kata Buya Syafii saat ditemui di kediamannya, Nogotirto, Gamping, Sleman, Jumat (25/2/2022).

Buya meminta pemerintah Indonesia untuk menyikapi situasi panas di Rusia-Ukraina ini dengan tidak terlalu bertindak berlebihan. Dalam arti pemerintah diminta hanya untuk sewajarnya saja dalam persoalan geopolitik dua negara tersebut.

"Ya bertindak begitu, wajar-wajar aja lah sudah. Indonesia ini kan susah sekarang, negara besar tapi kan kita utang uang begitu besar ya jadi ya udahlah ini negeri kita," ungkapnya.

Dalam konflik ini, kata Buya, memang tidak mudah untuk disikapi. Pasalnya ia menyebut banyak pihak dalam hal ini negara-negara lain yang kemudian punya kepentingan dalam konflik Rusia dan Ukraina tersebut.

"Itu tidak mudah. Semua berkepentingan, Amerika berkepentingan di situ, Rusia berkepentingan di situ," ucapnya.

Baca Juga:Dua Pemain Basket NBA Kutuk Invasi Rusia di Ukraina, Berharap Perang Segera Berakhir

Belum lagi, ditambahkan Buya persoalan itu semakin kompleks saat berbicara tentang proyek pipa gas Nord Stream 2. Pipa gas yang selesai dibangun pada 2021 itu menghubungkan antara Rusia dan Jerman.

Namun memang hingga saat ini pipa gas itu belum dioperasikan. Diketahui bahwa Nord Stream 2 sendiri merupakan pipa yang memiliki panjang hingga 1.234 kometer berada di bawah Laut Baltik.

Dari sana pipa itu akan mengambil gas dari pantai Rusia dekat St Petersburg ke Lubmin di Jerman. Amerika Serikat disebut sebagai salah satu negara yang tidak setuju dengan proyek Nord Stream 2 tersebut.

"Dan sesungguhnya kan ada persoalan apa sebenarnya, ada pipa gas di Rusia lewat itu, lewat Ukraina untuk ke Jerman. Sebenarnya Jerman mau berbaik-baik sebenarnya dengan Rusia masalah gas ini tapi kemudian Amerika juga ndak setuju itu. Ini kompleks sekali," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak