facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pantai Wediombo Dipasangi Jaringan Internet, Pemkab Ingin Kurangi Blank Spot di Gunungkidul

Eleonora PEW Rabu, 18 Mei 2022 | 08:21 WIB

Pantai Wediombo Dipasangi Jaringan Internet, Pemkab Ingin Kurangi Blank Spot di Gunungkidul
Pantai Wediombo (Dok. Pribadi/Fatson Tahya)

"Pemasangan wifi ini harapannya bisa dimanfaatkan pengunjung dan masyarakat sekitar semaksimal mungkin."

SuaraJogja.id - Dalam rangka mendukung pengembangan sektor pariwisata serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam memasarkan produk mereka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul memasang jaringan internet di Pantai Wediombo.

Bupati Gunungkidul Sunaryanta di Gunungkidul, Selasa, mengatakan, pembangunan infrastruktur khususnya di jaringan internet penting karena untuk menjadi kota pintar perlu adanya konektivitas dalam informasi dan komunikasi, salah satunya adalah pembangunan wifi.

"Pemasangan wifi ini harapannya bisa dimanfaatkan pengunjung dan masyarakat sekitar semaksimal mungkin," kata dia.

Ia juga menjelaskan pemasangan akses ini juga untuk mengurangi kawasan blank spot di Gunungkidul, terutama di kawasan wisata. Pemkab Gunungkidul merencanakan menambah lagi titik pemasangan akses internet ini.

Baca Juga: Kembangkan Alpukat hingga Kelengkeng, Pemkab Gunungkidul Perluas Lahan Tanaman Buah 60 Hektare

Ia berharap, hadirnya wifi bisa meningkat lagi dari 2,7 persen dengan kerja sama antara pemerintah dengan perusahaan swasta.

Selain itu, ia berharap kerja sama ini bisa meningkatkan lagi pembangunan di Gunungkidul, terutama di bagian informasi dan komunikasi.

"Rencananya akan kami pasang lagi akses internet terutama di kawasan blank spot, semua ini masalah anggaran," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul Muhammad Arif Aldian mengatakan Dispar berupaya meningkatkan layanan kepada pengunjung, salah satunya meningkatkan akses infrastruktur, termasuk internet.

"Untuk internet pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul," katanya.

Baca Juga: China Batasi Penggunaan Internet Terhadap Anak di Bawah Usia 18 Tahun

Dispar juga meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pariwisata salah satunya melakukan pelatihan terhadap 40 orang pengelola desa wisata.

"Pengelola desa wisata semakin memahami tentang cara pengelolaan desa wisata menjadi kawasan destinasi wisata, dengan memanfaatkan potensi dan produk lokal, serta membangun masyarakat desa sadar wisata melalui Sapta Pesona," kata Arif. [ANTARA]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait