SuaraJogja.id - Setelah dilaporkan atas tuduhan penganiayaan, aktor Iko Uwais melaporkan balik desainer interior bernama Rudi alias RR ke Polda Metro Jaya. Begitu kronologi versi Iko Uwais ramai diberitakan, namanya langsung melejit ke tangga trending topic Twitter pada Selasa (14/6/2022) sore.
Hingga Selasa sekitar pukul 18.00 WIB, nama Iko Uwais menduduki posisi ke-12 trending topic Twitter Indonesia, menurut trends24. ada hampri 2.000 cuitan yang menyematkan nama aktor laga tersebut.
Selain judul berita dari berbagai media daring, Iko Uwais juga meramaikan kicauan netizen yang mengomentari kasus tersebut. Kebanyakan dari mereka rupanya menunjukkan keheranan atas kejadian yang diungkap dari kronologi versi Iko Uwais.
Banyak warganet yang mempertanyakan keberanian RR adu fisik dengan Iko Uwais, yang diketahui merupakan pesilat sekaligus aktor Hollywood.
Baca Juga:Iko Uwais Terjerat Kasus Penganiayaan Desaigner Interior, Kasusnya Disidik Kepolisian
"Ada ya yang berani ngajak ribut Iko Uwais wkwkwk," kicau seorang warganet.
"Gelut kok karo [berantem kok sama] Iko Uwais, yo [ya] babak belur," ungkap yang lain.
"Kok ada orang biasa yang mau coba berantem sama Iko Uwais. Enggak punya tipi apa enggak pernah nonton bioskop kali ya," gurau netizen lainnya.

Di sisi lain, ada juga yang memilih untuk tak membela Iko Uwais maupun RR, mengingat keduanya melaporkan kronologi kejadian dengan versi masing-masing.
"Dari Iko Uwais sendiri bilang dia diserang duluan, ditendang di bagian rusuk dan dia mau dibanting, balasannya ya didorong, adiknya nyoba melerai, tapi malah dipukul pakai tong sampah, ya balasannya itu. Yang satu memprovokasi, yang satu terprovokasi," tulis seorang pengguna Twitter.
Baca Juga:Dipicu Uang Ratusan Juta, Iko Uwais Akhirnya Buka Suara Terkait Tuduhan Penganiayaan
"Seharusnya Iko Uwais tidak sampai menyalahgunakan kemampuannya sebagai aktor laga. Meskipun dia mempunyai kemampuan bela diri, tidak sepatutnya dia memperlakukan orang lain seperti itu dan bisa lebih menghargai profesi. Kalaupun punya masalah, tidak harus diselesaikan dengan kekerasan," cuit yang lain.
- 1
- 2