Pemkab Sleman dan Para Sesepuh Kelompok Bertemu, Ini Hasil Mediasi Pascakerusuhan di Babarsari

Pemkab Sleman, Kabinda DIY serta perwakilan kelompok melakukan mediasi terkait pertikaian di Babarsari

Galih Priatmojo
Senin, 04 Juli 2022 | 19:12 WIB
Pemkab Sleman dan Para Sesepuh Kelompok Bertemu, Ini Hasil Mediasi Pascakerusuhan di Babarsari
Situasi mediasi antar sesepuh perwakilan pihak bertikai, di halaman Radio Sasando, Senin (4/7/2022). (kontributor/uli febriarni)

Pertama, mitigasi kesehatan atau pengobatan terhadap mereka yang menjadi korban peristiwa itu, secara maksimal.

"Sudah menjadi komitmen kami yang ada di sini, termasuk [korban] yang fatal," paparnya. 

Langkah kedua yang akan diambil, yakni recovery atau pemulihan kerusakan yang muncul akibat kerusuhan, baik material maupun ekonomi.

"Sehingga tidak ada kerugian lagi oleh pihak terdampak peristiwa awal," sebutnya. 

Baca Juga:Foto: Suasana Babarsari Pascakerusuhan yang Mengakibatkan Sejumlah Ruko dan Motor Rusak

"Langkah ketiga, kami akan lakukan upaya penegakan hukum dan pencegahan berikutnya, lead-nya polisi, tni, pemda," tambahnya. 

Berikutnya, langkah cooling down partikular dan menentukan waktu mewujudkan integrasi sosial kembali. 

"Kami usahakan H+7 terjadi rekonsiliasi dari anak NTT, Papua, Maluku," imbuh dia. 

Andry menjelaskan, sejak peristiwa Glow terjadi dan berentet hingga hari ini, langkah mediasi ini menjadi respon TNI, Polri, Pemda, sesepuh NTT, Papua, Maluku atas kejadian itu. 

"Hari ini kami melihat persoalan dan melakukan upaya rekonsiliasi yang cepat. Sehingga kemudian situasi ini tidak muncul interpretasi salah," terangnya. 

Baca Juga:Konflik di Babarsari Memanas, Ruko dan Sepeda Motor Terbakar

Korban juga ditangani maksimal, mereka yang terlibat dalam peristiwa awal tentunya akan dorong aparat penegak hukum lakukan penyelidikan lebih cepat. 

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak